Himbara Perlu Syarat Menjadi Bank Penyangga

    Annisa ayu artanti - 13 Mei 2020 11:26 WIB
    Himbara Perlu Syarat Menjadi Bank Penyangga
    Ilustrasi Himbara - - Foto: Antara/ M Adimaja
    Jakarta: Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai rencana penunjukan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menjadi bank penyangga likuiditas perlu diikuti beberapa persyaratan.

    Berbagai persyaratan tetap diperlukan meskipun perbankan pelat merah tersebut merupakan bank sistemik dengan aset relatif besar atau memiliki kapasitas menjadi penyangga likuiditas.

    "Oleh karena itu adanya risiko yang relatif besar, maka perlu ada transparansi terkait kriteria perbankan yang mendapatkan fasilitas dari pemerintah sebagai bank penyangga," kata Josua kepada Medcom.id, Rabu, 13 Mei 2020.

    Selain itu, pemerintah juga harus memastikan dana yang ditaruh di bank penyangga tersebut tidak terlalu lama mengendap. Sehingga perlu dibuat aturan minimum penyaluran yang diberikan ke bank-bank kecil.

    "Dengan adanya ketentuan tersebut, maka bank-bank akan terinsentif untuk menyalurkan likuiditasnya kepada bank yang lebih kecil," ucapnya.

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya akan menunjuk bank jangkar sebagai pemasok likuiditas pemerintah untuk disalurkan kepada bank yang membutuhkan dukungan likuiditas sebagai imbas restrukturisasi kredit terdampak covid-19.
     
    "Ini masih dalam pembahasan, tentunya akan kami finalisasi dengan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso.

    Bank jangkar ini akan menjadi perantara dana yang disiapkan pemerintah melalui Kementerian Keuangan atas penjualan Surat Berharga Negara (SBN) ke Bank Indonesia. Nantinya, bank yang likuiditasnya terganggu bisa mengajukan pinjaman kepada bank jangkar.

    Bank jangkar, selama ini menjadi pemasok likuiditas di pasar utama antarbank (PUAB). Di antaranya bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan beberapa bank swasta. 



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id