BI: Hingga 18 Maret, Rupiah Ambles 5,18%

    Husen Miftahudin - 19 Maret 2020 18:40 WIB
    BI: Hingga 18 Maret, Rupiah Ambles 5,18%
    Ilustrasi. Foto: AFP.
    Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat nilai tukar rupiah secara rata-rata hingga 18 Maret 2020 melemah sebanyak 5,18 persen dibandingkan rata-rata level Februari 2020. Sementara secara point to point harian, mata uang Garuda tersebut ambles sebesar 5,72 persen.

    "Dengan perkembangan ini, rupiah dibandingkan dengan level akhir 2019 terdepresiasi sekitar 8,77 persen seiring dengan pelemahan mata uang negara berkembang lainnya," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam telekonferensi di Jakarta, Kamis, 19 Maret 2020.

    Perry menjelaskan, pelemahan rupiah terjadi akibat berkurangnya aliran masuk modal asing di pasar keuangan domestik pascameluasnya virus korona atau covid-19. Virus korona telah meningkatkan ketidakpastian pasar keuangan global sehingga menekan nilai tukar rupiah sejak pertengahan Februari 2020.

    Investasi portofolio yang masuk sebenarnya mengalir deras hingga Januari 2020, namun mengalami pembalikan modal dipicu meningkatnya ketidakpastian global akibat merebaknya virus korona. Secara netto, investasi portofolio yang masuk tercatat sebesar USD5,1 miliar hingga Februari 2020, kemudian turun menjadi USD365 juta hingga 17 Maret 2020

    "Angka ini lebih rendah dari perkembangan triwulan IV-2019 yang secara netto tercatat USD6,59 miliar," ungkapnya.

    Oleh karena itu Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sesuai dengan fundamentalnya dan bekerjanya mekanisme pasar dengan meningkatkan intensitas stabilisasi di pasar DNDF, pasar spot, dan pembelian SBN dari pasar sekunder.

    "Untuk mendukung efektivitas kebijakan nilai tukar, Bank Indonesia terus mengoptimalkan operasi moneter guna memastikan bekerjanya mekanisme pasar dan ketersediaan likuiditas baik di pasar uang maupun pasar valas," urai Perry.

    Posisi nilai tukar rupiah merosot tajam dan diperdagangkan sejumlah perbankan nasional di level Rp16 ribu per USD. Sementara melansir Bloomberg, mata uang Garuda berada di level Rp15.912 per USD pada penutupan perdagangan Kamis, 19 Maret 2020. Nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp15.287 per USD hingga Rp15.912 per USD.

    Yahoo Finance mencatat rupiah berada posisi Rp15.310 per USD. Sedangkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor) menunjukkan posisi rupiah berada di level Rp15.712 per USD.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id