comscore

Survei BI: Penjualan Eceran Tumbuh Positif pada Mei 2022

Eko Nordiansyah - 10 Juni 2022 11:32 WIB
Survei BI: Penjualan Eceran Tumbuh Positif pada Mei 2022
Ilustrasi konsumen rumah tangga - - Foto: dok Andri Widyanto
Jakarta: Survei Bank Indonesia (BI) mencatat Indeks Penjualan Riil (IPR) Mei 2022 sebesar 239,7, atau tumbuh 0,2 persen secara bulanan (mtm) dan secara tahunan 5,4 persen (yoy). Ini mengindikasikan kinerja penjualan eceran tetap tumbuh positif.
 
Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan secara bulanan, peningkatan terjadi pada Kelompok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya sejalan dengan permintaan masyarakat yang masih tetap kuat. 
 
"Secara tahunan, penjualan Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, serta Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau diprakirakan tetap tumbuh positif," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 10 Juni 2022.
 
Pada periode April 2022, hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) mengindikasikan kinerja penjualan eceran meningkat. IPR April 2022 tercatat sebesar 239,2, atau tumbuh 16,5 persen (mtm), lebih tinggi dari pertumbuhan pada bulan sebelumnya yang sebesar 2,6 persen (mtm). 
 
"Peningkatan terjadi pada sebagian kelompok, yaitu subkelompok Sandang, Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau, serta Peralatan Informasi dan Komunikasi. Peningkatan didorong oleh kenaikan aktivitas ekonomi masyarakat pada periode Ramadan dan menjelang Idulfitri," ungkapnya.
 
Secara tahunan, kinerja penjualan eceran tercatat tetap tumbuh tinggi sebesar 8,5 persen (yoy), meskipun tidak setinggi bulan sebelumnya yang sebesar 9,3 persen (yoy). Tingginya penjualan eceran terutama ditopang oleh meningkatnya penjualan subkelompok Sandang, serta perbaikan penjualan kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, dan Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya.
 
Dari sisi harga, responden memprakirakan tekanan inflasi pada Juli dan Oktober 2022 (3 dan 6 bulan ytd) meningkat. Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Juli dan Oktober masing-masing tercatat sebesar 141,7 dan 137,5, atau meningkat dibandingkan 135,6 dan 129,8 pada bulan sebelumnya, sejalan dengan naiknya harga bahan baku, disertai dengan kenaikan harga BBM dan perkiraan responden terhadap terjadinya kendala distribusi barang.

(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id