Lindungi Konsumen, OJK Blokir Fintech Ilegal di Play Store

    Ade Hapsari Lestarini - 05 Desember 2020 22:53 WIB
    Lindungi Konsumen, OJK Blokir <i>Fintech</i> Ilegal di <i>Play Store</i>
    Foto: Grafis Medcom.id
    Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah berusaha untuk melindungi pengguna pinjaman maupun pemberi pinjaman dengan membuat dan mengawasi aturan yang ada dalam industri financial technology (fintech).

    Kepala Dapartemen Group Inovasi Keuangan Digital OJK Triyono menyampaikan terkait aturan, pihaknya sudah membuat aturan dan standar peminjaman seaman mungkin untuk melindungi pengguna pinjaman online.

    Dia mencontohkan maksimum bunga yang harus dibayar konsumen 0,2 persen per hari dan maksimum membayar bunga 100 persen dari utang yang dipinjam.

    "Jadi enggak mungkin pinjam Rp3 juta terus bayar Rp12 juta," katanya, dalam sebuah webinar, Sabtu, 5 Desember 2020.

    Terkait pengawasan, pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan Polri dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk menindak fintech ilegal atau abal-abal. Salah satunya memblokir fintech ilegal yang ada di play store.

    Namun, fintech ilegal itu agak sulit dihilangkan, karena hilang nanti akan tumbuh lagi. Bahkan jika sudah diblokir di play store, mereka akan menawarkan konsumen dari pesan-pesan telepon.

    Karena itu, dia pun berharap, pengguna pinjaman, khususnya pelaku UMKM, yang ingin meminjam uang untuk lebih berhati-hati. Jika merasa fintech yang ada itu ilegal, maka bisa melaporkanya ke OJK.

    Selain bisa meminjam dana, fintech juga bisa dimanfaatkan untuk melakukan pembayaran transaksi secara online. Hal ini sesuai dengan salah satu kategori fintech yakni sebagai sistem pembayaran.

    Chief of Legal and Compliance Dana Indonesia Dina Artarini menambahkan Dana Indonesia masuk dalam kategori fintech sistem pembayaran. Menurut Dina, transformasi digital mengubah perilaku transaksi masyarakat.

    "Sebagai masyarakat digital, banyak orang yang melakukan transaksi melalui online. Karena itu, Dana hadir menjadi sebuah layanan yang memberikan ruang seseorang menyimpan uang secara online," jelas dia.

    Di Dana, kata Dina, banyak layanan yang bisa dimanfaatkan konsumen maupun pelaku UMKM. Untuk masyarakat, mereka bisa melakukan transaksi pembelian menggunakan layanan ini. Sedangkan, untuk pelaku UMKM, mereka bisa memanfaatkan platform ini untuk menjual produknya.

    "Manfaat khusus UMKM namanya Dana Bisnis, Anda bisa melakukan pendaftaran toko dan usahanya baik online maupun offline. Untuk offline, asal punya QR Dana, pelanggan bisa membayar menggunakan Dana," kata Dina.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id