BSI Auto Migrasi Nasabah Eks BRIsyariah Senilai Rp9,7 Triliun

    Husen Miftahudin - 21 Juli 2021 18:02 WIB
    BSI Auto Migrasi Nasabah Eks BRIsyariah Senilai Rp9,7 Triliun
    Bank Syariah Indonesia. Foto: MI/Andri Widianto



    Jakarta: PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI melakukan proses auto migrasi kepada lebih dari 395 ribu rekening nasabah eks BRIsyariah pada 21 Juli 2021. Proses auto migrasi ini bertujuan untuk mempercepat proses integrasi sistem tiga bank setelah merger.

    "Dalam auto migrasi nasabah eks BRIsyariah ini, jumlah Dana Pihak Ketiga (DPK) yang akan dimigrasikan senilai Rp9,7 triliun. Selain itu, auto migrasi juga dilakukan terhadap 76 ribu rekening pembiayaan dengan nilai Rp15,6 triliun," ucap Direktur Utama BSI Hery Gunardi dalam siaran persnya, Rabu, 21 Juli 2021.

     



    Hery mengungkapkan, dengan kondisi pandemi covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali level 3 dan level 4, BSI tetap optimistis pelaksanaan migrasi bisa tetap berjalan sesuai dengan target yang ditentukan. Hal ini lantaran BSI mengubah skema migrasi, sehingga nasabah tidak perlu datang ke kantor cabang BSI untuk melakukan proses migrasi rekening, kartu ATM eks BRIsyariah dan eks BNI Syariah pun masih bisa digunakan.

    "Terkait mobile banking, nasabah eks BRIsyariah dan eks BNI Syariah agar memindahkan mobile banking ke BSI Mobile untuk dapat bertransaksi melalui mobile banking, karena mobile banking yang sebelumnya sudah tidak dapat digunakan. Diharapkan skema ini bisa mempercepat proses migrasi nasabah eks BRIsyariah," tuturnya.

    Dengan auto migrasi ini, lanjut dia, nasabah BRIsyariah tetap dapat melakukan transaksi perbankan di ATM Bank Syariah Indonesia terdekat di seluruh Indonesia. Untuk kemudahan transaksi, nasabah eks BRIsyariah diminta untuk mengaktifkan layanan digital BSI Mobile.

    "Saat ini sebanyak 3,9 juta nasabah eks BRIsyariah telah melakukan migrasi ke sistem Bank Syariah Indonesia. Jumlah itu setara dengan 28 persen dari total nasabah BSI. Selanjutnya BSI akan melakukan auto migrasi rekening eks BNIsyariah pada 9 Agustus 2021," jelas Hery.

    Pascaperesmian pada 1 Februari 2021 lalu, BSI secara bertahap melakukan proses migrasi yang dimulai dari wilayah Regional Sulawesi dan sekitarnya. Lalu dilanjutkan dengan Regional Jawa Tengah, Regional Aceh, serta Regional Sumatra (Palembang, Medan, Padang dan kota lainnya).

    "Secara berurutan, migrasi sistem telah dilaksanakan di wilayah Jakarta dan Bandung pada 5 Juli serta wilayah Surabaya dan Banjarmasin pada 12 Juli untuk nasabah payroll, priority, dan lainnya," tutup Hery.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id