Bank DKI Imbau Pemegang KJP Plus & KJMU Patuhi PSBB

    Angga Bratadharma - 16 Mei 2020 09:25 WIB
    Bank DKI Imbau Pemegang KJP Plus & KJMU Patuhi PSBB
    Ilustrasi. FOTO: Bank DKI
    Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menyalurkan bantuan biaya pendidikan untuk warga Jakarta pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) pada 15 Mei 2020. Warga penerima manfaat dapat mencairkan bantuan tersebut dengan cara menarik secara tunai di ATM Bank DKI yang tersebar di DKI Jakarta dan sekitarnya.

    Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini mengimbau dalam penarikan dana KJP Plus dan KJMU, para nasabah harus tetap patuh pada aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menghindari penyebaran covid-19. Para nasabah yang ingin mencairkan dana KJP diharapkan tetap menjaga jarak fisik minimal satu meter.

    "Tidak berkerumun, dan wajib menggunakan masker tanpa terkecuali," ujar Herry, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu, 16 Mei 2020.

    Dia meminta kepada masyarakat pemegang KJP untuk menunda ke ATM apabila terjadi kerumunan. Herry pun mengingatkan warga penerima KJP Plus & KJMU tidak perlu menarik dananya secara bersamaan pada hari itu juga. Karena dana yang menjadi hak tetap aman.

    "Tidak perlu khawatir. Dana yang menjadi hak penerima KJP tersimpan aman di Bank DKI. Tidak akan hilang sepeser pun. Jadi tidak harus terburu-buru dicairkan," ucapnya.

    Untuk menjaga keamanan dan menghindari penyebaran virus korona, Herry menganjurkan agar para nasabah melakukan transaksi secara nontunai melalui JakOne Mobile. Pemegang KJP Plus & KJMU yang sudah mengaitkan rekening KJP dengan JakOne Mobile dapat melakukan cek saldo tanpa harus ke ATM Bank DKI.

    "Pemegang KJP Plus & KJMU pun dapat menikmati kemudahan berbagai transaksi perbankan melalui JakOne Mobile," tukasnya.

    Penyaluran dana KJP Plus dan KJMU dilakukan secara bertahap. Pemegang KJP Plus untuk tingkatan SD/SDLB/MI dapat melakukan penarikan tunai mulai 15 Mei 2020. Sedangkan untuk SMP/SMPLB/MTs/PKBM mulai 18 Mei 2020 dan untuk SMA/SMALB/MA/SMK serta mahasiswa pemegang KJMU mulai 20 Mei 2020.

    Pencairan Dana Bridging atau biaya tambahan bagi siswa kelas XII juga akan dilaksanakan pada Mei 2020. Berbeda dengan sebelumnya, terdapat perubahan skema pencairan dana KJP Plus dan KJMU di tengah masa pandemi covid-19. Pencairan dana rutin tetap dilakukan per bulan, namun untuk dana berkala dapat dicairkan per bulannya.

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun memberikan relaksasi penggunaan KJP Plus dan KJMU dimana dalam keadaan pandemik ini KJP Plus dan KJMU bisa digunakan untuk kebutuhan pangan, kesehatan, dan pendidikan.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id