Citi Indonesia Cetak Laba Rp2,6 Triliun di 2020

    Annisa ayu artanti - 04 Mei 2021 09:51 WIB
    Citi Indonesia Cetak Laba Rp2,6 Triliun di 2020
    CEO Citi Indonesia Batara Sianturi. FOTO: Citi Indonesia



    Jakarta: Citibank Indonesia (Citi Indonesia) membukukan laba bersih sebesar Rp2,6 triliun di sepanjang 2020. Pencapaian tersebut diklaim cukup baik di tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sedang melambat akibat hantaman keras pandemi covid-19 dan diperparah ketidakpastian ekonomi global.

    Kemudian, Citi Indonesia mencatat Return on Equity (ROE) dan Return on Assets (ROA) masing-masing sebesar 15 persen and emppat persen. Kondisi likuiditas Citi Indonesia tercatat sangat baik dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 65,8 persen, didukung oleh simpanan yang tumbuh sebesar delapan persen.






    Dengan menerapkan asas kehati-hatian dalam menghadapi dampak pandemi covid-19, Citi Indonesia juga berhasil memperbaiki rasio NPL gross menjadi 1,6 persen dari 2,4 persen di tahun sebelumnya. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Citi Indonesia per 31 Desember 2020 adalah 28,3 persen atau naik 26,7 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

    Di tengah ketidakpastian akibat pandemi covid-19, CEO Citibank N.A., Indonesia Batara Sianturi mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga tingkat likuiditas dan meningkatkan kecukupan modal. Neraca Citi Indonesia memiliki kapasitas untuk terus melayani kebutuhan nasabah.

    "Dengan penekanan yang kuat pada manajemen resiko, kami akan terus melayani dengan tetap pruden di masa-masa penuh tantangan ini," kata Batara Sianturi, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 4 Mei 2021.

    Ia menjelaskan, dari lini retail banking Citi Indonesia telah meluncurkan distribusi sejumlah varian produk-produk reksa dana dan obligasi baru, melengkapi lini produk yang komprehensif untuk berbagai kebutuhan investasi nasabah.

    Sementara dari sisi digital banking, Citi Indonesia terus memperbaiki kinerja Citi Mobile App, baik dari segi fitur maupun pengalaman nasabah. Tercatat, pengguna aplikasi Citi Mobile tumbuh 72 persen pada 2020.

    Sedangkan Treasury and Trade Solution (TTS), Citi Indonesia mencatat pertumbuhan yang pesat dalam hal jumlah klien di platform perbankan korporat berbasis web, CitiDirect. Pengguna platform ini mengalami peningkatan sebesar 12 persen, pertumbuhan pengguna seluler sebesar 53 persen, dan penggunaan dokumen elektronik sebesar 66 persen secara tahun ke tahun.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id