Bank Syariah Indonesia Siap Layani 2 Juta Nasabah Aceh

    Husen Miftahudin - 05 Mei 2021 06:27 WIB
    Bank Syariah Indonesia Siap Layani 2 Juta Nasabah Aceh
    Ilustrasi Gedung Bank Syariah Indonesia. Foto: dok MI/Andri Widiyanto.



    Aceh: PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI menyatakan kesiapannya untuk melayani dua juta nasabah di Provinsi Aceh dan sekitarnya. Pada saat ini, bank syariah pelat merah tersebut tengah mempersiapkan migrasi rekening dan penyatuan sistem (roll out) yang dilaksanakan pada Juni 2021.

    Dalam persiapannya, Direksi BSI melakukan silaturahmi dengan Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan juga Wali Nanggroe Tgk Malik Mahmud Al Haytar. Dalam pertemuan tersebut, Direktur Utama BSI Hery Gunardi melaporkan kesiapan pihaknya dalam melakukan roll out di wilayah Aceh sekaligus meminta doa restu agar proses ini bisa berjalan dengan baik.

     



    "Aceh istimewa bagi Bank Syariah Indonesia, karena merupakan wilayah dengan jumlah cabang terbanyak di Indonesia," ucap Hery dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 5 Mei 2021.

    Gubernur Aceh Nova Iriansyah pun menyambut hangat kehadiran BSI di Bumi Nanggroe Aceh Darussalam karena berdekatan dengan momentum pelaksanaan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 yang mengatur mengenai Lembaga Keuangan Syariah. "Kami sudah memberikan ruang yang luas untuk kemajuan perekonomian syariah di Aceh," ungkapnya.

    Pada kesempatan bertemu dengan Wali Nanggroe Tgk Malik Mahmud Al Haytar, Bank Syariah Indonesia diminta untuk memperhatikan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Aceh. Harapannya, BSI akan memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Aceh.

    Adapun proses integrasi operasional cabang, layanan, dan produk dilakukan mulai 15 Februari sampai 30 Oktober 2021. Dalam periode tersebut, nasabah secara bertahap akan dihubungi untuk melakukan migrasi ke Bank Syariah Indonesia. Nasabah juga dapat menyampaikan informasi bila terdapat perubahan nomor telepon dan alamat surel.

    Dalam prosesnya, nasabah tetap dapat menggunakan jaringan ATM dari masing-masing bank asal maupun jaringan ATM yang bekerja sama, seperti jaringan ATM Prima, ATM Bersama, dan GPN. Sedangkan untuk mobile banking dan internet banking dari masing-masing bank asal tetap dapat digunakan dan diakses oleh nasabah sampai dengan informasi selanjutnya.

    Untuk pembiayaan baru, nasabah dapat mengajukan ke cabang Bank Syariah Indonesia terdekat. Sedangkan untuk pengajuan perpanjangan, restrukturisasi, dan penambahan fasilitas pembiayaan dapat dilayani oleh bank asal nasabah sebelumnya. Pembayaran angsuran pembiayaan nasabah tetap dibayarkan melalui rekening bank asal.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id