Perombakan Aturan BI Dongkrak Nilai Tukar Rupiah

    Husen Miftahudin - 18 September 2020 17:17 WIB
    Perombakan Aturan BI Dongkrak Nilai Tukar Rupiah
    Ilustrasi penguatan nilai tukar rupiah - - Foto: MI/ Ramdani
    Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) kembali mengalami penguatan pada perdagangan hari ini. Penguatan tersebut seiring rencana amandemen Undang-Undang (UU) Bank Indonesia (BI).

    Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan pada awalnya pasar merespons negatif rencana perubahan tersebut. Namun, rencana perubahan wewenang BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut ditujukan untuk merangsang ekonomi.

    "Namun setelah melihat draf perombakan Undang-Undang Bank Indonesia, pasar kembali positif. Saat ini pasar terus mengamati dan mencermati draf perombakan Undang-Undang Bank Indonesia yang sedang digodok oleh tim Banggar DPR yang terus mewarnai sentimen positif terhadap pasar domestik," ujar Ibrahim dalam keterangannya yang diterima Medcom.id, Jumat, 18 September 2020.

    Menurut Ibrahim, beredarnya draf RUU Bank Indonesia yang diusulkan Baleg tersebut membuat pelaku pasar keuangan terus mencerna dan menganalisa. Termasuk menaruh harapan lantaran adanya perluasan tugas bank sentral untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja melalui sinergi kebijakan moneter dengan pemerintah melalui Dewan Ekonomi Makro yang diketuai Menteri Keuangan.

    "Menanggapi draf tersebut pasar meyakini wewenang bank sentral ke depan akan lebih luas, apalagi sebelumnya Bank Indonesia sudah berperan dalam pertumbuhan ekonomi sehingga harus dilihat lagi seperti apa perluasan kewenangan yang direncanakan. Intervensi BI di pasar keuangan yang meningkat selama pandemi masih dinilai positif oleh pasar, asalkan tidak berlanjut di masa normal," jelas Ibrahim.

    Adapun pada penutupan perdagangan akhir pekan ini nilai tukar rupiah menguat signifikan. Mengutip data Bloomberg, nilai tukar rupiah ditutup menguat ke posisi Rp14.735 per USD dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya di level Rp14.832 per USD.

    Mata uang Garuda tersebut menguat 97 poin atau setara 0,66 persen. Rentang gerak harian rupiah berada di level Rp14.729 per USD sampai Rp14.767 per USD.

    Menukil data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp14.730 per USD. Rupiah menguat sebanyak 145 poin atau setara 0,97 persen, dari Rp14.875 per USD di penutupan perdagangan hari sebelumnya.

    Berdasarkan data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp14.768 per USD atau menguat signifikan sebanyak 110 poin dari nilai tukar rupiah pada perdagangan hari sebelumnya sebesar Rp14.878 per USD.

    "Dalam perdagangan minggu depan tepatnya di hari Senin mata uang garuda masih akan kembali menguat antara 10-50 poin di level Rp14.700 per USD hingga Rp14.780 per USD," pungkas Ibrahim.  

    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id