comscore

Pimpinan OJK Terpilih Perlu Tingkatkan Peran dan Fungsi Litbang Internal

Husen Miftahudin - 18 Maret 2022 22:12 WIB
Pimpinan OJK Terpilih Perlu Tingkatkan Peran dan Fungsi Litbang Internal
Ilustrasi. Foto: dok MI/Ramdani.
Jakarta: Pakar hukum fintech Chandra Kusuma berharap Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang nanti terpilih dapat meningkatkan secara masif fungsi penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan di masing-masing kompartemen dalam lembaga tersebut.

Hal tersebut dinilai perlu untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pengaturan serta perumusan kebijakan di sektor jasa keuangan. Termasuk pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan dalam sektor jasa keuangan.
"Perumusan peraturan harus memiliki fundamental hukum, data, riset dan cross-border regulatory benchmarking yang kuat dengan analisis use cases dari berbagai negara yang relevan sehingga tidak hanya memberi kepastian hukum dan menghindari multitafsir atau ambiguitas ketentuan, namun juga harus memperhitungkan preseden global dan international best practices yang dinamis," ujar Chandra dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat, 18 Maret 2022.

Ia menekankan, perumusan peraturan di sektor jasa keuangan harus tetap berkiblat pada kepentingan negara serta konsumen, dan mempertimbangkan ekonomi makro, sektor riil dalam negeri, nilai sosial budaya, dan juga kaidah hukum Indonesia.

Chandra yang juga merupakan Komisaris Finpedia dan Direktur Digiscore menyebut, terkait industri fintech, OJK dapat mengkaji dan membandingkan secara berkala tentang aspek pengawasan, pembinaan, dan penindakan terhadap perusahaan fintech yang dilakukan di India, Amerika, Inggris, Tiongkok, hingga Hong Kong.

"Bahkan ke hal yang lebih teknis seperti manajemen risiko, anti-fraud, perlindungan konsumen, cybersecurity standard protocol, hingga penyelesaian sengketa kita juga bisa analisa. Banyak contoh preseden serta kasus riil yang bisa kita kaji dalam wujud riset dan benchmarking dalam rangka mendukung formulasi peraturan dan kebijakan OJK yang efektif," tuturnya.

Oleh karena itu, tegas dia, pimpinan OJK yang terpilih perlu memahami pentingnya membangun sinergi kelembagaan di dalam negeri dan di luar negeri, baik secara Government-to-Government (G2G) maupun Government-to-Association (G2A).

"Contohnya ketika OJK bekerja sama dengan otoritas pengawasan setara OJK di negara-negara tersebut dalam konteks knowledge transfer, regulatory research support, dan mutual benchmarking serta termasuk juga kolaborasi pengawasan dan pengaduan untuk mengawasi dan melapor satu sama lain terkait potensi market entry investor asing yang punya track record, kredibilitas, dan integritas yang meragukan bahkan buruk di negara asalnya," terang Chandra.

Secara terpisah, Direktur IT Bank Mandiri Timothy Utama mengatakan aplikasi AI atau machine learning masih akan terus berkembang pesat, termasuk di bidang perbankan. Bank Mandiri sendiri memiliki data yang cukup besar dan robust terkait pola transaksi nasabah, sehingga pada saat dikombinasikan oleh AI/ML bisa memberikan nilai tambah yang menyesuaikan pada kebutuhan nasabah di momen tepat.

"Penggunaan AI/ML kedepannya memungkinkan ada peranan penting regulator dalam memberikan guidelines, bagaimana penggunaan AI yang accountable or ethical, tetap bisa menyeimbangkan antara pertumbuhan dan efficiency yang didapat dari penerapan AI, namun juga tetap menjaga privacy dan security dari data nasabah," jelas dia.

Ia menilai, hal ini juga agar berlaku sama dengan lembaga keuangan lainnya seperti fintech, sehingga playing ground-nya bisa sama antarlembaga keuangan. Terlebih penerapan AI/ML saat ini sudah bisa menggunakan cloud technology yang lebih tepat dan cepat. Karena itu, akses terhadap alternatif data atau data eksternal dapat menajamkan analisa terkait kebutuhan nasabah.

"Oleh karena itu, peranan regulator dapat mengoptimalkan peluang dalam memberi nilai tambah dan menyiapkan petunjuk untuk terus berinovasi dengan menjaga kesimbangan kepatuhan demi kepentingan semua stakeholders," tutup Timothy.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id