Bank Mandiri Taspen Bidik Jadi BUKU III

    Husen Miftahudin - 14 Juni 2021 21:07 WIB
    Bank Mandiri Taspen Bidik Jadi BUKU III
    Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menargetkan untuk bisa menjadi Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) III pada 2021. Foto: dok. MI



    Jakarta: Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menargetkan untuk bisa menjadi bank dengan modal inti Rp5 triliun sampai Rp30 triliun atau Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) III pada 2021. Anak usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk ini optimistis pascakinerja yang tumbuh positif pada kuartal satu tahun ini.

    "Bank Mantap menatap tahun ini dengan optimisme yang terukur dan berharap segera bisa masuk ke Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) III. Semoga semua cita-cita positif kami bisa terealisasi dengan kepindahan kami ke Graha Mantap ini," ucap Direktur Utama Bank Mantap Elmamber P. Sinaga dalam siaran persnya, Senin, 14 Juni 2021.

     



    Bank Mandiri Taspen memindahkan kantor pusatnya ke Graha Mantap yang berlokasi di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat. Sebelumnya kantor pusat Bank Mandiri Taspen berlokasi di Jalan Cikini Raya Nomor 42, Menteng, Jakarta Pusat.

    Elmamber optimistis keberadaan kantor pusat yang baru akan dapat meningkatkan motivasi perseroan dalam meningkatkan kinerja dan merealisasikan target bisnis, terutama di bidang pembiayaan pensiunan.

    "Gedung kantor pusat yang lebih besar dan strategis lokasinya akan meningkatkan efisiensi dan koordinasi internal. Kami percaya Graha Mantap akan mampu menampung kebutuhan SDM profesional yang dibutuhkan kantor pusat dalam lima sampai sepuluh tahun ke depan," paparnya.

    Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Darmawan Junaidi mengungkapkan bahwa penggunaan salah satu aset Bank Mandiri oleh perusahaan anak merupakan bagian dari inisiatif strategis untuk meningkatkan nilai tambah perusahaan secara konsolidasi.

    "Dengan inisiatif ini, kami berharap bisa mengoptimalkan salah satu aset produktif perseroan untuk meningkatkan efisiensi biaya operasional perusahaan anak. Saat ini, kami terus mengkaji penerapan inisiatif serupa untuk aset-aset potensial lainnya," ungkapnya.

    Selain optimalisasi aset, Darmawan menambahkan, inisiatif juga menjadi bukti komitmen Bank Mandiri dalam mendorong sinergi antar-BUMN melalui penunjukkan perusahaan anak PT Wijaya Karya, yaitu PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) sebagai kontraktor pelaksana.

    Pembangunan Graha Mantap dimulai sejak Oktober 2019 di atas lahan seluas 4.428 meter persegi. Adapun luas bangunan gedung sekitar 12.029 meter persegi dan terdiri dari 12 lantai untuk fungsi kantor serta satu lantai semi basement dengan fungsi komersial.

    Bank Mandiri Taspen memiliki aset sebesar Rp39,69 triliun. Pada Mei 2021 perseroan berhasil membukukan kinerja yang solid dengan total laba bersih sebanyak Rp261,9 miliar atau naik 34,2 persen dari periode yang sama tahun lalu.

    Selain itu, perseroan berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp28,59 triliun atau tumbuh sebanyak 27,5 persen secara year on year (yoy). Capaian itu mendongkrak raihan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 28,5 persen menjadi Rp29,58 triliun.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id