Rupiah Diramal Stabil, Ini Penyebabnya

    Angga Bratadharma - 24 Februari 2021 09:12 WIB
    Rupiah Diramal Stabil, Ini Penyebabnya
    Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI



    Jakarta: Analis Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) bergerak stabil dengan pernyataan yang cukup dovish dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Pernyataan itu lantaran pemulihan ekonomi Amerika Serikat (AS) tidak merata.

    Ahmad Mikail mengatakan Powell berjanji bahwa Federal Reserve akan terus mempertahankan kebijakan moneter yang akomodatif untuk membantu pemulihan ekonomi AS. Pernyataan tersebut menjaga stabilnya imbal hasil obligasi Pemerintah AS yang terus mengalami kenaikan di awal 2021.




    Selain itu, lanjutnya, data CB Consumer Confidence AS pada Februari yang naik ke angka 91,3 (Januari: 88,9) menunjukkan semakin optimistisnya masyarakat di AS untuk melakukan aktivitas konsumsi. Data tersebut kemungkinan memperkuat USD terhadap mata uang dunia lainnya.

    "Dan menahan penguatan rupiah terhadap dolar AS hari ini. Kurs Jisdor diperkirakan stabil hari ini di level Rp14.100 per USD," kata Ahmad Mikail, dalam riset hariannya, Rabu, 24 Februari 2021.

    Di sisi lain, kurs dolar Amerika Serikat menguat pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena pelaku pasar mencermati kesaksian Ketua Federal Reserve Jerome Powell tentang prospek ekonomi AS. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,15 persen menjadi 90,1663.

    Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,2144 dari USD1,2164 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris naik menjadi USD1,4107 dibandingkan dengan USD1,4074 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7910 dibandingkan dengan USD0,7922.

    Dolar AS dibeli 105,31 yen Jepang atau lebih tinggi dibandingkan dengan 105,03 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9055 franc Swiss dibandingkan dengan 0,8957 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2593 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,2602 dolar Kanada.

    Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat ditutup beragam pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena investor mencerna kesaksian Ketua Federal Reserve Jerome Powell tentang prospek ekonomi AS. The Fed berpandangan pemulihan ekonomi AS tidak merata dan jalan ke depan masih sangat tidak pasti.

    Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 15,66 poin atau 0,05 persen menjadi 31.537,35. Kemudian indeks S&P 500 naik 4,87 poin atau 0,13 persen menjadi 3.881,37. Lalu indeks Komposit Nasdaq turun 67,85 poin atau 0,50 persen menjadi 13.465,20.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id