OJK Harap Masyarakat Tak Terprovokasi Isu Rush Money

    Husen Miftahudin - 01 Juli 2020 10:44 WIB
    OJK Harap Masyarakat Tak Terprovokasi Isu <i>Rush Money</i>
    Ilustrasi OJK - - Foto: Antara/ Mohammad Ayudha
    Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan masyarakat tetap tenang dan tak terpengaruh isu rush money yang menghantam PT Bank Bukopin Tbk (BBKP). Regulator memastikan telah memberi restu right issue kepada Bukopin untuk meningkatkan pertumbuhan kredit dan modal kerjanya.

    Isu tersebut berawal dari beredarnya informasi terkait sulitnya penarikan dana. Sejumlah nasabah tersebut kemudian melakukan penarikan uang mereka secara besar-besaran (rush money).

    "OJK mengharapkan masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan penarikan di luar batas kewajaran karena hal itu sangat berpengaruh terhadap kondisi bank dan mengabaikan ajakan untuk memindahkan dana karena berita yang menyesatkan," kata Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo dalam keterangan tertulis yang dikutip Medcom.id, Rabu, 1 Juli 2020.

    OJK juga menyambut baik penjelasan lanjutan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna terkait pelaksanaan pengawasan bank yang sempat diberitakan oleh beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab. Anto menegaskan bahwa berita tersebut sudah tidak relevan dengan perkembangan saat ini.

    "OJK bekerja sama dengan pihak Bareskrim Polri untuk mengusut dan menindak orang yang bermaksud membuat keresahan di masyarakat," ungkap Anto.


    Sebelumnya, OJK memberikan pernyataan efektif pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas kelima (PUT V) Bank Bukopin. Ini dilakukan melalui penerbitan saham baru dengan memberikan penawaran Hak Memesan Efek Terbatas Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue kepada pemegang saham.

    "OJK mendukung aksi korporasi Bank Bukopin yang dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat dan nasabah pada khususnya terhadap pelayanan Bank Bukopin ke depan," tutur Anto.

    Dalam prospektus PUT V Bank Bukopin dinyatakan bahwa kedua pemegang saham utama, yaitu PT Bosowa Corporindo dan KB Kookmin Bank Co. Ltd. (Kookmin) menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan seluruh haknya dalam PUT V.

    Dalam PUT tersebut, Kookmin bertindak sebagai pembeli siaga yang akan mengambil seluruh sisa saham yang tidak dilaksanakan haknya oleh pemegang saham lainnya. Hal itu sesuai dengan rencana Kookmin menjadi pemegang saham pengendali Bank Bukopin.

    Penggunaan dana dari penawaran umum terbatas seluruhnya digunakan untuk modal kerja dalam rangka meningkatkan pertumbuhan kredit, sesuai dengan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Bukopin pada 24 Oktober 2019 lalu.




    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id