Merchant Pengguna QRIS Capai 3,78 Juta

    Husen Miftahudin - 06 Juli 2020 17:59 WIB
    <i>Merchant</i> Pengguna QRIS Capai 3,78 Juta
    Ilustrasi pembayaran digital. Foto: Grafis Medcom.id
    Jakarta: Bank Indonesia (BI) terus memperluas akseptasi standar QR Code untuk pembayaran digital melalui aplikasi uang elektronik berbasis peladen atau QR Code Indonesia Standard (QRIS). Hingga 30 Juni 2020, tercatat sebanyak 3,78 juta merchant yang telah menggunakan QRIS.

    Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filianingsih Hendarta mengatakan sebanyak 2,58 juta di antaranya merupakan merchant usaha mikro (UMi) dan 671,35 ribu merchant pelaku usaha kecil (UKe).

    Kemudian sebanyak 325,58 ribu merupakan merchant usaha menengah (UMe), 188,21 ribu adalah merchant usaha besar (UBe), dan 9.204 merchant donasi/sosial.

    "Merchant yang sudah menggunakan QRIS saat ini sudah 3,78 juta. Kita juga lihat manfaat QRIS ini banyak sekali karena dia akan menciptakan credit profile, jadi transaksi QRIS itu akan di-capture dan dia higienis, transaksi tercatat, merchant tidak perlu uang kembalian, dan terhindar dari uang palsu," ujar Filianingsih Hendarta dalam diskusi webinar Kafegama, Senin, 6 Juli 2020.

    Selain itu, lanjutnya, penggunaan QRIS oleh merchant merupakan tren saat ini. Pasalnya sebagian besar konsumen sekarang ini merupakan kaum milenial yang tidak memiliki uang tunai (cash) di dompetnya, mereka menggunakan dompet digital untuk bertransaksi.

    "Jadi ini yang mengikuti tren, karena ke depan masyarakatnya adalah mereka. Jadi untuk meningkatkan penjualan harus mengikuti tren, salah satunya penggunaan QRIS ini," tutur Filianingsih.

    Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo meminta dukungan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) agar akseptasi QRIS bisa semakin berkembang, di samping upaya industri perbankan dan non bank dalam menggenjot penggunaan QRIS pada setiap merchant.

    "Kawan-kawan perbankan tidak pernah lelah. Kami terus menggempur, meng-QRIS-kan seluruh UMKM, pasar tradisional, koperasi, ekonomi kerakyatan seluruh Indonesia kita QRIS-kan," tegasnya.

    Untuk semakin memperluas akseptasi QRIS, bank sentral mengerahkan 46 kantor perwakilan yang ada di daerah-daerah untuk mendorong inovasi QRIS yang bekerja sama dengan seluruh stakeholder.

    "QRIS juga dipersiapkan sebagai alat pembayaran yang aman untuk diterapkan pada merchant sektor pariwisata yang akan segera dibuka di era new normal. Hingga saat ini telah terdapat 23.189 merchant pariwisata," tutup Perry.

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id