comscore

Apa Itu Rekonsiliasi Bank? Berikut Tujuan dan Contohnya

Media Indonesia.com - 29 Juni 2022 09:57 WIB
Apa Itu Rekonsiliasi Bank? Berikut Tujuan dan Contohnya
Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Jakarta: Teori dalam akuntansi sangat banyak, salah satunya rekonsiliasi bank. Rekonsiliasi bank dapat diartikan sebagai suatu proses pencocokan data keuangan di dalam perusahaan dan data keuangan yang terdapat di bank.

Rekonsiliasi bank diperlukan dalam perusahaan untuk meminimalisasi perbedaan antara saldo dari perusahaan dengan saldo yang dicatat di dalam laporan keuangan.
Oleh sebab itu, ada satu solusi yang bisa digunakan untuk menyelesaikan perbedaan antara saldo catatan perusahaan dengan saldo yang ada di dalam rekening bank. Ini yang dinamakan rekonsiliasi bank.

Pengertian rekonsiliasi bank

Menurut Himayati dalam buku Belajar Sendiri Zahir Accounting (2007), pengertian rekonsiliasi bank merupakan aktivitas perbandingan catatan buku besar milik perusahaan dengan rekening koran bank tertentu. Biasanya rekonsiliasi bank dilakukan untuk membuktikan dan mengetahui seluruh transaksi kas dan pencatatannya sudah sesuai serta benar.

Fokus utama dari rekonsiliasi bank ialah membandingkan dua catatan kas. Seperti diketahui, bank memiliki catatan transaksi berupa rekening koran atau disebut juga dengan bank statement. Rekening koran itu berisi seluruh informasi aktivitas transaksi keluar masuknya uang dalam perusahaan.

Laporan rekening koran umumnya akan dikirimkan oleh bank kepada suatu perusahaan secara berkala. Dengan bukti laporan tersebut, bank dan perusahaan dapat mencari tahu titik kesalahan atau kekeliruan pada laporan keuangan.
 
Baca juga: Apa Itu Social Engineering atau Soceng?

Tujuan rekonsiliasi bank

Mengutip dari situs Accounting Tools, tujuan utama dari rekonsiliasi bank ialah membandingkan catatan kas perusahaan dengan bank. Selain itu, rekonsiliasi bank ditujukan untuk melihat ada perbedaan catatan kas antara keduanya atau tidak. Jika perusahaan menemukan perbedaan dalam proses rekonsiliasi bank, hal ini sangatlah wajar. Asalkan setelahnya, perusahaan langsung mencari tahu atau melacak perbedaan tersebut. Jika tidak, perbedaannya akan semakin besar.

Selain dua tujuan tersebut, rekonsiliasi bank memiliki tujuan lain, yaitu:

  1. Memastikan ketelitian pencatatan kas. Lewat rekonsiliasi bank bisa dilihat apakah pencatatan kas sudah sesuai dan dibuat dengan teliti atau belum.
  2. Memeriksa penggunaan dana sudah melewati batas atau tidak. Lewat rekonsiliasi bank bisa diperiksa penggunaan dana sudah sesuai atau justru malah melewati batas ketentuannya.
  3. Memeriksa kesalahan pencatatan kas. Lewat rekonsiliasi bank bisa diperiksa ada kesalahan pencatatan kas atau tidak. Jika ada kesalahan, perusahaan bisa langsung membenarkannya.
  4. Mengetahui pengelolaan dana sudah tepat atau belum. Lewat rekonsiliasi bank bisa diketahui pula dana yang dikelola perusahaan sudah tepat atau belum.

Contoh rekonsiliasi bank

Setelah mengetahui penjelasan tentang rekonsiliasi bank, selanjutnya kami akan memberikan contoh rekonsiliasi bank dan pembahasannya. Untuk lebih jelasnya silakan simak pembahasan berikut.

Agus memiliki saldo rekening bank di buku besar PT Martech pada 30 November 2018. Jumlah saldo Agus sebesar Rp185.500. Saldo menurut rekening koran saat itu menunjukkan total jumlah dana sebesar Rp207 ribu. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata terdapat perbedaan data.

Apa Itu Rekonsiliasi Bank? Berikut Tujuan dan Contohnya
Sumber: ilustrasi dok MI

Perbedaan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:

  1. Terdapat biaya administrasi bank pada November 2018 sebanyak Rp2.800 yang muncul di rekening koran bank dan belum dicatat oleh perusahaan karena nota debitnya belum sampai.
  2. Terdapatnya lima lembar cek dengan total Rp40.750 yang dibayarkan kepada para pemasok atau supplier untuk melunasi utang yang ternyata belum diuangkan.
  3. Terdapat cek yang ditarik oleh perusahaan PT Ayu yang berjumlah Rp15 ribu tetapi ternyata telah salah dibukukan oleh pihak bank ke dalam rekening PT Martech.
  4. Terdapat kiriman uang dari langganan melalui bank transfer yang berjumlah Rp3.950 dalam rangka pelunasan utang tetapi belum dicatat di dalam pembukuan perusahaan.
  5. Terdapat cek dengan nomor SR 5220 sebesar Rp70.550 dan dicatat dalam pembukuan PT Martech dengan jumlah Rp65.150.
Kemudian, Anda diminta untuk membuatkan rekonsiliasi bank untuk PT Martech per 30 November 2018 serta buatlah pula jurnal penyesuaian yang dibutuhkan. (Miskah Syifa Putri)

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id