BP Tapera Kombinasikan Simpanan dan Investasi

    Husen Miftahudin - 30 Juli 2020 17:09 WIB
    BP Tapera Kombinasikan Simpanan dan Investasi
    Ilustrasi BP Tapera - - Foto: Shutterstock
    Jakarta: Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menyatakan pengelolaan dana peserta bersifat unik. Sistem pengelolaannya mengombinasikan simpanan dan investasi, sehingga bisa memberikan imbal hasil optimal dan berkelanjutan.

    "BP Tapera melakukan penghimpunan simpanan peserta dan selanjutnya menginvestasikannya melalui Kontrak Investasi untuk menghasilkan imbal hasil optimal dan sustainable," kata Deputi Komisioner Bidang Pemupukan Dana Tapera Gatut Subadio dalam keterangan tertulis, Kamis, 30 Juli 2020.

    Dalam hal ini, BP Tapera memberi kesempatan kepada peserta non Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk bergotong royong membantu peserta MBR dengan tetap memperoleh imbal hasil wajar di akhir kepesertaannya. Dengan menabung tiga persen per bulan dari penghasilannya, maka dalam jangka waktu satu tahun peserta MBR dapat menerima manfaat pembiayaan rumah tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    "Sistem pengelolaan Tapera yang dikelola melalui Kontrak Investasi dan bekerja sama dengan Manajer Investasi yang dipilih secara transparan, kredibel, serta mempunyai track record tata kelola yang baik akan mewujudkan pengelolaan yang optimal dan mengacu pada prinsip prudential tersebut," ucapnya.

    Di samping sebagai pemilik dana simpanan, peserta nantinya juga akan menjadi pemilik unit penyertaan investasi. Sebab dana peserta dialokasikan menjadi tiga kelompok besar, yaitu untuk pemanfaatan, pemupukan, dan cadangan.

    Kebijakan ini dalam pelaksanaannya akan dimintakan persetujuan Komite Tapera sebagai dasar kebijakan strategis pengelolaan investasi dana Tapera. Kegiatan pemupukan dana Tapera akan diinvestasikan lewat mekanisme Kontrak Investasi Kolektif (KIK).

    "Investasi Tapera akan memungkinkan sistem pemupukan menghasilkan imbal hasil wajar, namun tetap prudent dengan memperhatikan tingkat risiko portofolio yang terukur," urai Gatut.

    Menurutnya, dengan kebijakan alokasi dana Tapera tersebut memungkinkan pada saat yang sama langsung menyediakan alokasi dana untuk pembiayaan perumahan kepada peserta MBR dengan plafon individual peserta dan jumlah nilai tertentu.

    Adapun alokasi untuk pemupukan maupun pemanfaatan dilakukan secara dinamis mempertimbangkan kebutuhan pembiayaan dan kebutuhan untuk menjaga ketersediaan dana dalam jangka panjang yang berkelanjutan.

    "Bagi peserta yang berakhir masa kepesertaannya sudah disiapkan alokasinya dengan memperhitungkan akumulasi dana simpanan dan hasil pemupukan masing-masing. Sistem kebijakan alokasi ini memastikan bahwa masing-masing kelompok peserta mendapatkan haknya secara wajar dan proporsional. Sistem Kontrak Investasi Dana Tapera menjamin bahwa dana simpanan peserta yang dihimpun, dicatat, dan disimpan pada bank kustodian yang ditunjuk," tegasnya.

    Komisioner BP Tapera Adi Setianto menambahkan dalam pengelolaan dana peserta, pihaknya bertanggung jawab kepada Komite Tapera yang dipimpin Menteri PUPR dengan anggota terdiri dari Menteri Keuangan, Menteri Ketenagakerjaan, Ketua Dewan Komisioner OJK, dan unsur profesional.

    Selain itu, institusi yang bekerja sama dengan BP Tapera antara lain Manajer Investasi, bank kustodian, bank umum yang secara operasional diawasi oleh OJK. Sedangkan sebagai badan hukum, juga dapat diperiksa oleh BPK sehingga sistem pengawasan BP Tapera dilakukan secara berlapis dan menyeluruh.


    "Lebih penting lagi adalah pengawasan oleh peserta sendiri atas pengelolaan dananya, peserta Tapera dapat melihat langsung perkembangan simpanan dan hasil pemupukan melalui akses informasi (mobile app) yang disediakan oleh BP Tapera, sebagai bagian dari haknya sebagai pemilik unit penyertaan investasi," tutup Adi.  



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id