Cicil Kuliah, Perusahaan Fintech Mulai Sasar Mahasiswa

    Annisa ayu artanti - 11 September 2020 20:58 WIB
    Cicil Kuliah, Perusahaan <i>Fintech</i> Mulai Sasar Mahasiswa
    Ilustrasi fintech lending - - Foto: Medcom
    Jakarta: Pos pendidikan semestinya memiliki alokasi dana tersendiri. Namun kerap kali kebutuhan dana untuk pos tersebut tak mencukupi.

    Apalagi kegiatan perkuliahan harus tetap berjalan di tengah pandemi. Mahasiswa masih perlu mengeluarkan biaya kuliah, membeli buku, serta alat penunjang lainnya laptop, smartphone, kuota internet, dan sebagainya.

    Berbagai alternatif dalam pemenuhan pendanaan bagi keperluan mahasiswa ini pun mulai banyak tersedia. Di antaranya perusahaan finansial teknologi (fintek) yang menyasar pasar mahasiswa, salah satunya CICIL.

    Co-Founder dan CEO CICIL Edward Widjonarko melihat gap kebutuhan pembiayaan di sektor edukasi masih tinggi.

    "Hanya satu dari empat lulusan SMA yang bisa melanjutkan ke pendidikan tinggi, salah satunya karena kendala biaya," kata Edward dikonfirmasi Medcom.id, Jumat, 11 September 2020.
     
    Karena itu, CICIL hadir untuk membantu kebutuhan mahasiswa. Mahasiswa bisa meminjam dana untuk pembayaran biaya dan kebutuhan kuliah melalui CICIL.
     
    Saat ini  CICIL sudah menyalurkan bantuan kepada 16 ribu mahasiswa Indonesia di 257 kampus dengan dana mencapai Rp171 miliar. Adapun TKB90 CICIL sebesar 97,476 persen.
     
    Edward menambahkan mahasiswa yang melakukan cicilan biasanya menggunakan untuk pembelian kebutuhan kuliah seperti produk android, WiFi, pulsa, hingga martil untuk kebutuhan laboratorium.
     
    "Bervariasi ada yang biaya uang kuliah, laptop, atau misalnya produk Android di bawah Rp3 juta, hard disk, WiFi, ada juga yang menarik satu mahasiswa di IPB itu mengajukan martil, kita kaget banget," jelasnya.
     
    Edward mengklaim proses peminjaman dana di CICIL tidak sulit. Mahasiswa tinggal mengisi formulir dan memenuhi persyaratan yang terdapat di website atau aplikasi. Pihaknya akan mulai mengecek data debitur mulai dari Dukcapil, Ristekdikti dan pengamatan dari lokasi atau keberadaan mahasiswa apakah memang sesuai dengan yang diajukan.

    "Lalu ada analisa dari segi kemampuan pembayaran, apakah membayar pulsanya dengan tepat waktu nah toko provider ini memberikan kami score," bebernya. 

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id