Omnibus Law Sektor Keuangan tak Terkait RUU BI

    Eko Nordiansyah - 25 September 2020 15:55 WIB
    <i> Omnibus Law</i> Sektor Keuangan tak Terkait RUU BI
    Ilustrasi omnibus law - - Foto: Medcom
    Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan rencana Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law di Sektor Keuangan tidak terkait dengan pembahasan RUU Bank Indonesia (BI). Omnibus law tersebut bertujuan untuk pengembangan dan penguatan sektor keuangan nasional.

    "Ini enggak ada hubungannya dengan yang diomongkan selama ini dengan RUU BI, tentang independensi, ini completely different," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Kacaribu dalam video conference di Jakarta, Jumat, 25 September 2020.

    Menurutnya rencana pemerintah untuk melakukan reformasi di sektor keuangan sudah disiapkan sejak beberapa tahun lalu. Ia berharap keberadaan omnibus law sektor keuangan dapat mendorong pengembangan sektor ini menjadi lebih besar lagi.

    "Contohnya perbankan, (Indonesia) 60 persen dari PDB. Negara lain lebih besar. Lalu dana pensiun kita, cuma 5,5 persen dari PDB. Negara lain luar biasa besar, bahkan Malaysia 60 persen dari PDB," jelas dia.

    Dengan reformasi ini, Febrio menyebut, pendalaman pasar keuangan di Indonesia akan semakin baik kedepannya. Bukan hanya itu, peraturan perundang-undangan yang ada juga diharapkan semakin baik sehingga memberi kejelasan bagi industri.

    Selain itu, keberadaan omnibus law diharapkan sejalan dengan perkembangan global dan domestik, khususnya perkembangan teknologi dan inovasi bisnis. Di samping juga penguatan pengawasan yang terintegrasi terhadap  struktur konglomerasi pada industri jasa keuangan.


    "Ini mau dibuat satu kerangka besar bagaimana membuat kepastian hukum sektor keuangan tinggi, sehingga membuat tabungan kita dalam negeri semakin besar. Supaya orang Indonesia menabung di sini, bukan di luar, sehingga sektor keuangan kita stabil," pungkasnya.

    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id