Sepanjang Oktober, Satgas Waspada Investasi Blokir 206 Pinjaman Online Ilegal

    Husen Miftahudin - 28 Oktober 2020 11:33 WIB
    Sepanjang Oktober, Satgas Waspada Investasi Blokir 206 Pinjaman <i>Online</i> Ilegal
    Ilustrasi pinjaman online fintech ilegal - - Foto: Medcom
    Jakarta: Satgas Waspada Investasi (SWI) yang beranggotakan 13 kementerian dan lembaga terus meningkatkan upaya penindakan fintech peer to peer lending atau pinjaman online yang beroperasi secara ilegal. Penindakan tersebut dilakukan melalui peningkatan patroli siber (cyber patrol).

    "Patroli siber terus dilakukan untuk bisa menemukan dan memblokir pinjaman online ilegal sebelum bisa diakses dan memakan korban di masyarakat," kata Ketua SWI Tongam Lumban Tobing dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2020.

    Tongam menegaskan bahwa saat ini SWI telah melakukan patrol siber rutin yang frekuensinya akan terus ditingkatkan sejalan dengan masih banyaknya temuan pinjaman online ilegal melalui berbagai saluran teknologi komunikasi di masyarakat.

    Bahkan, sepanjang Oktober 2020 ini Satgas Waspada Investasi menemukan 206 pinjaman online yang beroperasi secara ilegal. Mencegah kegiatan yang berpotensi merugikan masyarakat, SWI langsung memblokir seluruh pinjaman online tersebut.

    "Dengan temuan tersebut, Satgas Waspada Investasi sejak tahun 2018 sampai dengan Oktober 2020 telah menghentikan sebanyak 2.923 fintech lending ilegal," ungkap Tongam.

    Selanjutnya, Satgas Waspada Investasi mengimbau kepada masyarakat agar sebelum melakukan pinjaman di fintech lending terlebih dahulu memastikan pihak yang menawarkan pinjaman tersebut memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan.

    "Informasi mengenai daftar perusahaan fintech lending yang terdaftar dan berizin OJK (Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat dilihat di website OJK. Masyarakat juga bisa menghubungi Kontak OJK 157 dan whatsapp 081157157157 untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dan jelas atau email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id," pungkas Tongam. 


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id