Prediksi Kurs Rupiah Hari Ini: Berfluktuasi!

    Husen Miftahudin - 10 Mei 2021 07:16 WIB
    Prediksi Kurs Rupiah Hari Ini: Berfluktuasi!
    Foto: dok MI/Ramdani.



    Jakarta: Perdagangan kurs rupiah hari ini diperkirakan masih akan berfluktuasi. Selain itu, masih ada kekuatan untuk mata uang Garuda ini untuk terus berjaya.

    "Untuk perdagangan Senin, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi, namun ditutup menguat di rentang Rp14.250 per USD sampai Rp14.310 per USD," ungkap Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Senin, 10 Mei 2021.

     



    Rupiah sebelumnya kembali mengalami penguatan imbas kenaikan cadangan devisa Indonesia. Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa RI pada akhir April 2021 sebesar USD138,8 miliar, naik dibandingkan dengan posisi pada akhir Maret 2021 sebesar USD137,1 miliar.

    "Walaupun data yang dirilis belum sesuai dengan ekspektasi pasar yaitu US5139 miliar, namun ini merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah Indonesia," kata Ibrahim.

    Bank sentral mengungkapkan bahwa peningkatan cadangan devisa terutama dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah. BI memastikan posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 10 bulan impor atau 9,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

    Selain itu, posisi cadangan devisa ini berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor. BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

    "Cadangan devisa yang kuat mencerminkan bahwa Bank Indonesia punya 'amunisi' yang kuat untuk stabilisasi nilai tukar rupiah. Saat nilai tukar stabil, investor akan lebih merasa aman dan nyaman berinvestasi di Indonesia," jelasnya.

    Menguatnya mata uang Garuda juga ditopang oleh merosotnya dolar ke level terendah satu minggu dan patokan imbal hasil Treasury AS 10-tahun turun mendekati level terendah dua minggu. Tiongkok juga merilis data positif pada hari sebelumnya dengan Caixin Services PMI untuk April di 56,3 lebih baik dari perkiraan.

    "Data perdagangan April juga lebih baik dari yang diharapkan dengan ekspor tumbuh 32,3 persen (yoy), impor tumbuh 43,1 persen (yoy), dan neraca perdagangan pada USD42,86 miliar," urai dia.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id