Sepekan, Pasar Saham RI Kebanjiran Rp7,86 Triliun Dana Asing

    Husen Miftahudin - 15 Januari 2021 19:56 WIB
    Sepekan, Pasar Saham RI Kebanjiran Rp7,86 Triliun Dana Asing
    Ilustrasi dana asing masuk ke Indonesia - - Foto: dok Antara



    Jakarta: Bank Indonesia (BI) melaporkan dana-dana asing membanjiri pasar saham domestik selama sepekan ini. Berdasarkan data transaksi pada 11-14 Januari 2021, dana-dana dari investor asing (nonresiden) di pasar saham mengalir (beli neto/capital inflow) sebanyak Rp7,86 triliun.

    Namun sayang, manisnya pasar saham Indonesia itu tak diikuti dengan pasar Surat Berharga Negara (SBN). Dana-dana asing yang ditanam di pasar SBN justru 'pulang kampung' (outflow) sebesar Rp3,09 triliun. Sehingga, total dana asing yang ada di pasar keuangan domestik selama sepekan ini terjadi inflow sebesar Rp4,77 triliun.






    "Berdasarkan data setelmen selama 2021 secara year to date (ytd), nonresiden di pasar keuangan domestik beli neto sebesar Rp8,55 triliun," ungkap Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam perkembangan indikator stabilitas nilai rupiah, Jumat, 15 Januari 2021.

    Adapun premi risiko atau credit default swap (CDS) Indonesia lima tahun turun baik ke 71,59 bps per 14 Januari 2021 dari 67,29 bps per 8 Januari 2021. CDS merupakan indikator untuk mengetahui risiko berinvestasi di SBN.

    Semakin besar skor CDS, maka risiko berinvestasi di SBN juga semakin tinggi. Sebaliknya jika skor semakin kecil, maka risiko investasinya juga semakin rendah.

    Di sisi lain, aliran dana asing yang membanjiri pasar saham Indonesia selama sepekan berhasil membuat nilai tukar rupiah menyalip dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini. Rupiah menguat dari Rp14.050 per USD pada penutupan perdagangan Kamis, 14 Januari 2021 menjadi Rp14.025 per USD pada Jumat pagi, 15 Januari 2021.

    Mengutip data Bloomberg, nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan akhir pekan ini menguat ke posisi Rp14.020 per USD dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp14.059 per USD. Mata uang Garuda tersebut menguat sebanyak 39 poin atau setara 0,28 persen dengan rentang gerak harian rupiah berada di level Rp14.020 per USD sampai Rp14.050 per USD.

    Sementara menukil data Yahoo Finance, rupiah juga berada di jalur hijau di posisi Rp14.027 per USD. Rupiah menguat sebanyak 87 poin atau setara 0,62 persen dari Rp14.115 per USD di penutupan perdagangan sebelumnya.

    Berdasarkan data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp14.068 per USD atau menguat sebanyak 51 poin dari nilai tukar rupiah pada perdagangan sebelumnya sebesar Rp14.119 per USD.

    Bank Indonesia, tegas Erwin, akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.

    "Termasuk langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan," tutup Erwin.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id