comscore

Resmi Hadir di Indonesia, EGN Bantu Bos-bos Perusahaan Hadapi Tantangan

Husen Miftahudin - 11 Maret 2022 15:11 WIB
Resmi Hadir di Indonesia, EGN Bantu Bos-bos Perusahaan Hadapi Tantangan
Tantangan ekonomi global. Foto : Medcom.
Jakarta: Jaringan keanggotaan para eksekutif, Executives' Global Network (EGN) resmi hadir di Indonesia dengan menyediakan platform peer network yang memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan ide bagi bos-bos di perusahaan.

Melalui peer network eksekutifnya, EGN mendukung para pemimpin bisnis agar tidak lagi merasa sendirian. Mereka kini dapat belajar dari pengalaman sesama, berdiskusi dengan rekan-rekan yang berasal dari tingkat posisi yang sama, serta bekerja di perusahaan dengan skala, tantangan, dan masalah yang serupa.
"Peer network yang dapat membantu para pemimpin untuk mendapatkan dorongan yang dibutuhkan agar dapat membuat perbedaan, menawarkan keunikan, melayani sesama, dan mewujudkan dampak yang lebih besar bagi organisasi-organisasi mereka," ucap Co-Founder dan Managing Director EGN Singapura Nick Jonsson dalam keterangan tertulis, Jumat, 11 Maret 2022.

Mewakili lebih dari 8.000 perusahaan dan 70 profesi dari 14 negara, EGN menawarkan kesempatan bagi para eksekutif senior untuk terhubung dengan pasar dan para pemimpin industri lainnya, belajar di luar dari lingkungan normal mereka dan memperkuat sistem kepemimpinan, sekaligus membuktikan bahwa ada ruang yang aman untuk belajar, berkolaborasi, dan mengasah akuntabilitas.

Menurutnya, para pemimpin bisnis akan selalu dihadapkan pada tantangan tak terduga seperti pandemi yang tengah berlangsung. Kondisi tersebut memaksa mereka untuk beradaptasi dan berubah agar dapat membawa bisnis mereka melalui masa krisis.

Salah satu perubahan terbesar adalah transformasi digital, yang disebabkan oleh pembatasan mobilitas guna mencegah penyebaran covid-19. Hal ini mengakibatkan perubahan besar dalam perilaku konsumen, interaksi manusia, dan adaptasi budaya kerja.

"Seorang pemimpin dianggap efektif apabila mampu membawa bisnisnya melalui krisis global, sambil tetap mempertahankan operasional sehari-hari. Kehadiran transformasi digital memaksa banyak organisasi untuk mempercepat adaptasi tersebut," sambung CEO Atalian Global Services Indonesia Yohanes Jeffry Johary.

Berdasarkan International Data Corporation (IDC), pengeluaran global untuk transformasi digital dalam hal praktik bisnis, produk, dan organisasi akan mencapai hingga USD2,8 triliun pada 2025, dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 16,4 persen selama kurun waktu 2021-2025.

"Ini seiring dengan meningkatnya kebutuhan untuk mencapai strategi digital holistik dari segi sumber daya manusia, proses, teknologi, data, dan tata kelola," tutup Yohanes.

(SAW)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id