comscore

Pekan Ini Gerak IHSG Tak Bertenaga

Angga Bratadharma - 18 Juni 2022 13:47 WIB
Pekan Ini Gerak IHSG Tak Bertenaga
Ilustrasi. FOTO: AFP/Bay Ismoyo
Jakarta: Data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 13–17 Juni 2022 mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sebanyak 2,11 persen sehingga berada pada level 6.936,967 dibandingkan dengan level 7.086,648 pada pekan yang lalu. Diharapkan ada katalis positif yang membuat indeks berbalik menguat.

Selain itu, peningkatan terjadi pada rata-rata volume transaksi bursa selama sepekan yaitu sebesar 1,37 persen menjadi 28,103 miliar saham dari 27,722 miliar saham pada pekan yang lalu. Rata-rata nilai transaksi harian bursa turut mengalami peningkatan sebesar 0,30 persen, yaitu menjadi Rp17,237 triliun dari Rp17,186 triliun pada pekan sebelumnya.
"Sedangkan rata-rata frekuensi harian bursa mengalami perubahan sebesar 10,78 persen menjadi 1.381.605 transaksi dari 1.548.503 transaksi pada pekan sebelumnya," kata Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono, dikutip dari keterangan tertulisnya, Sabtu, 18 Juni 2022.

Kemudian, perubahan terjadi pada pergerakan kapitalisasi pasar bursa selama sepekan yaitu sebesar 1,96 persen menjadi Rp9.087,685 triliun dari Rp9.269,642 triliun pada penutupan pekan sebelumnya. Investor asing pada Jumat, 17 Juni, mencatatkan nilai jual bersih Rp782,42 miliar dan sepanjang 2022 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp69,211 triliun.

Pada Senin, 13 Juni, Obligasi Berkelanjutan IV SANF dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2022 yang diterbitkan oleh PT Surya Artha Nusantara Finance (SANF) resmi dicatatkan di BEI. Hasil pemeringkatan PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch) dan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk obligasi ini adalah masing-masing AA(idn) (Double A) dan idAA (Double A).
"Bertindak sebagai wali amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk," kata Yulianto.

Total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang 2022 adalah 52 emisi dari 40 emiten senilai Rp64,20 triliun. Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 501 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp455,24 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 122 emiten.

"Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 151 seri dengan nilai nominal Rp4.811,09 triliun dan USD205,99 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp4,34 triliun," pungkasnya.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id