comscore

Pusing Kelola Keuangan? Begini Caranya Biar Enggak Pening

Despian Nurhidayat - 29 Maret 2022 06:05 WIB
Pusing Kelola Keuangan? Begini Caranya Biar Enggak Pening
Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Jakarta: Mengelola keuangan terkadang menjadi sesuatu hal yang sulit dilakukan oleh masyarakat. Hal ini karena adanya ketimpangan dalam hal pemasukan dan pengeluaran yang semestinya dapat dikelola dengan lebih baik lagi.

QWP Financial Planner, Insurance Consultant, Enterpreneur, Robert Agustinus memberikan beberapa tips yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk mengelola keuangan dengan bijak. Hal ini disampaikan dalam acara Obrolan Pintar bertajuk "Build Your Future, Be Smart About Money" di kanal YouTube Media Indonesia, dikutip Selasa, 29 Maret 2022.

Catat pemasukan dan pengeluaran


Pencatatan pemasukan dan pengeluaran menjadi dasar bagi masyarakat untuk mengelola keuangan. Menurutnya, hal ini jadi penting dan terkadang luput dari perhatian masyarakat.
"Jika mendapatkan uang pemasukan harus dicatat. Lalu kita catat juga pengeluarannya. Ini simpel banget tapi sulit dilakukan. Ini memang kebiasaan, jadi harus dibiasakan sejak dini. Jika masih mendapat uang saku harus dicatat, begitu pula yang sudah bekerja harus dicatat gaji dan juga jika mendapat keuntungan dari jasa titip atau open pre-order juga harus dicatat," kata Robert.

Setelah mencatat pemasukan, catat juga pengeluaran yang dilakukan karena ini sering sekali terjadi kebocoran dalam hal pengeluaran ini. Dia pun menyarankan, pengeluaran itu harus dicatat berdasarkan biaya hidup terlebih dahulu.

"Paling simpel itu ada metode 50 persen pengeluaran kita untuk biaya hidup rutin, 30 persen investasi atau nabung, dan 20 persen untuk gaya hidup," tuturnya.

Maksimalkan pengelolaan keuangan


Robert menambahkan, setelah pemasukan dan pengeluaran tercatat dengan baik, masyarakat dapat membandingkan lebih besar mana antara pemasukan dan pengeluaran ini. Menurutnya, hal yang ideal adalah pemasukan harus lebih besar dibandingkan pengeluaran. Jika terjadi hal sebaliknya, masyarakat dapat memperkecil pengeluaran atau memperbesar pemasukan agar menghindari ketimpangan.

Dia pun memberikan tips bagi masyarakat khususnya yang masih berusia muda untuk melakukan beberapa hal yang dapat memaksimalkan pengelolaan keuangan mereka.

"Untuk yang masih berusia 20 tahun, perbanyak explore kemampuan dan jangan overthinking. Jadi kalian cari passion di mana dan hubungkan passion tersebut untuk dimonetize jadi pemasukan dan mencari market-nya. Jangan terlalu takut mencoba hal baru. Kita juga bisa bangun networking seluas-luasnya," ujar Robert.

Investasi


Dia pun mengatakan, hal yang tak kalah penting ialah melakukan investasi. Menurutnya, melek investasi dan finansial kini telah menjadi hal yang penting untuk dilakukan dan jangan menunggu nanti.

"Jadi kita mulai catat pengeluaran, pemasukan dan kelola keuangan kita. Nah kalau ada surplus, kalau pemasukan lebih besar dari pengeluaran bisa dijadikan investasi. Ini dapat dilakukan lewat berbagai instrumen, bisa saham, reksa dana, logam mulia, deposito dan lainnya," tegasnya.

"Tujuan investasi ini untuk mencapai tujuan finansial kita baik itu mau nonton konser Justin Bieber, beli iPhone, dan lainnya. Tentu instrumen ini kita sesuaikan dengan profil risiko dan kebutuhan," sambung Robert.

Robert menuturkan, jika masih berusia muda, sebaiknya masyarakat mengurangi pembelian untuk barang konsumtif dan perbanyak pembelian barang produktif agar dapat menjadikan barang yang dibeli menjadi berguna untuk pengelolaan keuangan yang lebih baik nantinya.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id