Jalan Pintas OJK Meringankan Beban Nasabah di Masa Pandemi

    Desi Angriani - 26 Oktober 2020 11:18 WIB
    Jalan Pintas OJK Meringankan Beban Nasabah di Masa Pandemi
    Gedung OJK. Foto: dok MI/Ramdani.


    Mengingat upaya keringanan kredit yang belum maksimal, OJK semestinya memperpanjang kebijakan itu hingga 2022 mendatang. Apalagi pengajuan restrukturisasi kredit pada segmen non-usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut meningkat.

    Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan jika disetujui, maka jangka waktu kebijakan restrukturisasi kredit akan berlangsung hingga 31 Maret 2022.

    "Kita siap, kalau perlu kita perpanjang satu tahun lagi. Bukan Februari tahun depan, tapi kita perpanjang satu tahun lagi sampai 2022," kata Senin, 28 September 2020.

    Ia menegaskan industri perbankan dan perusahaan pembiayaan (leasing) dapat memperpanjang keringanan pinjaman kepada nasabahnya meski kebijakan ini belum resmi ditetapkan.

    "Kalau ada nasabah yang sudah direstrukturisasi hanya enam bulan dan sudah jatuh tempo, kalau nasabahnya minta diperpanjang, maka silakan diperpanjang. Tidak usah minta persetujuan OJK, langsung diperpanjang," tegasnya.

    Adapun kebijakan restrukturisasi kredit ini tertuang dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019.

    (AHL)
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id