Maybank Indonesia Catat Kredit Turun 17,2% di Kuartal I

    Angga Bratadharma - 03 Mei 2021 08:50 WIB
    Maybank Indonesia Catat Kredit Turun 17,2% di Kuartal I
    Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria. FOTO: MI/MOHAMAD IRFAN



    Jakarta: PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) mencatat penyaluran kredit sebesar Rp101,7 triliun di kuartal I-2021. Pencapaian itu turun sebanyak 17,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya yang sebesar Rp122,9 triliun.

    "Pada kuartal I-2021, Maybank Indonesia menempuh langkah yang lebih konservatif, dan hati-hati dalam melakukan ekspansi kredit di tengah dampak disrupsi pasar akibat wabah covid-19," kata Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 3 Mei 2021.






    Meski demikian, Maybank Indonesia akan terus menempuh langkah proaktif untuk membantu nasabah menghadapi tantangan dan fokus pada restrukturisasi kredit untuk memastikan dan memperhatikan keberlangsungan bisnis nasabah serta menjaga kualitas aset Bank.

    Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) Maybank Indonesia relatif stabil, yakni tercatat sebesar Rp117,1 triliun pada Maret 2021. CASA bertumbuh 9,6 persen menjadi Rp48,0 triliun, dimotori kenaikan rekening giro sebesar 23,3 persen. Rasio CASA pun membaik menjadi 41,0 persen dari 37,4 persen pada tahun sebelumnya.

    Meskipun di tengah kondisi yang menantang, rasio keuangan Maybank Indonesia relatif stabil. Hal ini tercermin dari tingkat Non Performing Loan (NPL) yang berada pada 4,2 persen (gross) dan 2,4 persen (net) per Maret 2021, dibandingkan dengan tingkat NPL kuartal IV-2020 yang berada pada 4,0 persen (gross) dan 2,5 persen (net).

    Rasio kredit terhadap simpanan atau Loan to Deposit (LDR bank saja) tercatat sehat pada level 76,0 persen. Sementara Liquidity Coverage Ratio (LCR bank saja), atau rasio kecukupan likuiditas, tercatat sebesar 202,0 persen per kuartal I-2021 atau jauh di atas ketentuan minimum sebesar 100 persen.

    Posisi permodalan bank tumbuh lebih kuat dengan rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) tercatat sebesar 25,3 persen per Maret 2021 dibandingkan dengan 20,6 persen periode yang sama tahun lalu. Total modal tercatat naik menjadi Rp26,9 triliun dari Rp26,2 triliun.
     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id