Allianz Indonesia Dorong Peningkatan Kesehatan Masyarakat

    Angga Bratadharma - 03 Mei 2021 09:34 WIB
    Allianz Indonesia Dorong Peningkatan Kesehatan Masyarakat
    Allianz Indonesia mengungkapkan dibutuhkan usaha-usaha untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. FOTO: Allianz Indonesia



    Jakarta: Allianz Indonesia mengungkapkan dibutuhkan usaha-usaha untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Peningkatan itu dalam hal percepatan perbaikan gizi masyarakat, peningkatan pengendalian penyakit, penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), dan juga penguatan sistem kesehatan dan pengawasan obat dan makanan.

    Hal itu tertuang dalam program pemerintah yaitu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di bidang kesehatan 2020-2024. Untuk mendukungnya, Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli bermitra dengan EDU Foundation dan Komunitas Berbagi Hidup mengadakan Program Kesehatan Bagi Lansia, Ibu Hamil, dan Balita atau disebut Pelita.






    Lansia, ibu hamil, dan balita merupakan kelompok masyarakat rentan terkena risiko kesehatan, terutama di masa pandemi seperti saat ini. Oleh karena itu dibutuhkan usaha-usaha untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. PELITA merupakan program yang sejalan dengan nilai yang peduli terhadap  kesehatan dan termasuk dalam salah satu pilar Yayasan Allianz Peduli.

    Ketua Yayasan Allianz Peduli Ni Made Daryanti mengatakan program ini merupakan wujud kepedulian terhadap permasalahan kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat, khususnya untuk ibu hamil, balita, dan lansia sekaligus bentuk kami dalam membantu mengatasi permasalahan tersebut.

    "Harapannya wilayah-wilayah yang kami bina ini bisa memiliki kader–kader yang tangguh dan unggul serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik, sehingga tercipta masyarakat yang sehat dan sejahtera," kata Ni Made Daryanti, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 3 Mei 2021.

    Program Pelita ini terdiri dari peningkatan kapabilitas kader posyandu dengan pembinaan dan pelatihan, lalu memberikan contoh makanan atau jajanan sehat melalui pemberian makanan tambahan, dan pemeriksaan kesehatan bagi lansia, ibu hamil dan balita.

    "Yang menjadikan program ini berbeda dari yang lain adalah, kami berfokus pada peningkatan kapabilitas kader posyandu. Oleh karena itu, yang pertama kali dilakukan adalah peningkatan kapabilitas dan pengetahuan kader dengan pembinaan dan pelatihan sehingga kader dapat memberikan informasi mengenai apa itu makanan sehat kepada masyarakat," pungkasnya.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id