Incar Kelola Dana, BTN Gencar Ekspansi ke Daerah

    Ade Hapsari Lestarini - 13 Juni 2021 17:59 WIB
    Incar Kelola Dana, BTN Gencar Ekspansi ke Daerah
    Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo (kiri). Foto: dok BTN.



    Semarang: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus berekspansi ke berbagai daerah untuk mendongkrak perolehan sumber dana perseroan.

    Salah satunya dengan membidik Universitas Diponegoro (Undip) dan Universitas Negeri Semarang (Unnes) melalui model ekosistem ABGCM yakni Akademi, Bisnis, Government, Community, dan Media untuk dijadikan nasabah baik tabungan maupun kredit BTN.

     



    Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo mengatakan potensi Undip dan Unnes sangat besar sekali untuk diberikan layanan perbankan. BTN akan mengajak kerja sama Undip dan Unnes dengan berbagai transaksi perbankan mulai dari tabungan, deposito, maupun giro.

    "Kami mengajak jajaran Undip dan Unnes untuk bisa juga menggunakan jasa pelayanan perbankan BTN karena banyak sekali memiliki layanan yang diberikan, selain KPR juga transaksi yang terkait pengelolaan dana dan lain-lain," katanya, dikutip Minggu, 13 Juni 2021.

    Menurut Haru, selain kerja sama pengelolaan dana, Undip dan Unnes juga bisa memanfaatkan fasilitas tabungan BTN dan juga pembiayaan kredit perumahan bagi pegawai serta karyawan.

    "Dengan menjadi nasabah tabungan BTN, akademisi Undip dan Unnes juga bisa menikmati layanan perbankan perseroan lainnya seperti KPR dengan bunga yang murah," terangnya. 

    Haru mengaku kerja sama serupa juga akan dilakukan dengan universitas atau perguruan tinggi lainnya di seluruh Indonesia. Jika hal ini bisa dilakukan dengan masif, dirinya optimistis dana ritel perseroan akan naik signifikan.

    Adapun layanan perbankan yang bisa dinikmati akademisi Undip maupun Unnes antara lain, Tabungan BTN Batara, Tabungan BTN Prima, Tabungan BTN Juara, Tabungan Investasi, payroll,  giro, deposito, KPR BTN, Kring BTN, Cash Management System, dan lain sebagainya.

    Hingga 31 Maret 2021, Dana Pihak Ketiga (DPK) BTN tumbuh 33,01 persen yoy menjadi Rp294,91 triliun. Kenaikan DPK tersebut disumbang tumbuhnya penghimpunan giro, tabungan, dan deposito yang masing-masing naik sebesar 33,91 persen yoy, 4,29 persen yoy, dan 41,44 persen yoy.

    Haru menambahkan, BTN juga mendorong kemajuan perkembangan pendidikan di Indonesia dengan menunjang kegiatan kampus dalam pengembangan laboratorium terpadu dan laboratorium digital.

    "Langkah yang dilakukan BTN saat ini merupakan bagian CSR yang kami anggap masuk prinsip ABGCM. Jadi setiap kegiatan kita selalu memperhatikan unsur-unsur yang ada tersebut," terangnya.

    BTN pun menggelontorkan peralatan laboratorium seperti fat extraction unit, viscometer, vacuum dessicator, chiller dengan resirkulasi bertekanan hingga 1,3 bar, analytic balance + PARR feature key, dan spectrophotometer kepada Undip. Adapun total bantuan CSR BTN yang diserahkan kepada Undip mencapai Rp800 juta.

    "Kami berharap bantuan ini dapat membantu laboratorium Undip untuk melakukan berbagai kegiatan penelitiannya," ujar Haru.

    Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Yos Johan Utama mengungkapkan dengan jumlah mahasiswa yang saat ini mencapai 50 ribu, banyak sekali potensi yang bisa dikerjasamakan, mulai dari sisi keuangan antara lain pembiayaan dari biaya yang digunakan sendiri kini bisa bekerjasama dengan BTN, pembiyaan perumahan karyawan, pendanaan biaya penelitian pembayaran.

    "Kerja sama yang baru saat ini kita lagi membicarakan perumahan karyawan, kemudian juga DPLK," ujarnya.

    Sementara itu, Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Fathur Rokhman berharap kerja sama antara keduanya, serta dengan perguruan tinggi lain akan bisa meningkatkan kapasitas perguruan tinggi. "Selain itu kapasitas BTN yang semakin berkibar sebagai bank pilihan untuk kita semuanya," pungkas Fathur.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id