comscore

Mengenal Skema Greenshoe

Angga Bratadharma - 25 April 2022 11:01 WIB
Mengenal Skema <i>Greenshoe</i>
Suasana saat GoTo resmi melakukan penawaran umum perdana saham di BEI. FOTO: Medcom.id
Jakarta: PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) masih menjadi pembicaraan hangat di kalangan investor pasar modal lantaran decacorn pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun sayangnya, harga sahamnya terus melemah dan kini kembali di harga awal saat penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Rp338.

Akan tetapi, terdapat siasat agar harganya tidak terus tertekan yakni melalui skema greenshoe. Apa itu greenshoe? Greenshoe merupakan mekanisme yang memberikan emiten fleksibilitas untuk menunjuk broker sebagai agen stabilisasi sahamnya dalam periode 30 hari sejak saham listing di BEI.
Artinya, dalam 30 hari tersebut, agen stabilisasi bisa membeli saham GOTO di harga berapapun, sampai maksimum harga IPO yakni sebesar Rp338 per saham dalam 30 hari. Adapun istilah skema greenshoe akhir-akhir ini memang sering terdengar di kalangan investor Tanah Air sejalan dengan GoTo melakukan aksi penawaran saham beberapa waktu sebelumnya.

Menurut Investopedia, opsi greenshoe adalah opsi penjatahan berlebih. Dalam konteks IPO, ini adalah ketentuan dalam perjanjian penjaminan emisi yang memberikan hak kepada penjamin emisi untuk menjual saham kepada investor lebih dari yang direncanakan oleh penerbit, jika permintaan untuk masalah keamanan terbukti lebih tinggi dari yang diperkirakan.

Opsi greenshoe biasanya memungkinkan penjamin emisi untuk menjual hingga 15 persen lebih banyak saham daripada jumlah asli yang ditetapkan oleh penerbit hingga 30 hari setelah IPO jika kondisi permintaan menjamin tindakan tersebut.

Misalnya, jika sebuah perusahaan menginstruksikan penjamin emisi untuk menjual 200 juta saham maka penjamin emisi dapat menerbitkan tambahan 30 juta saham dengan menggunakan opsi greenshoe (200 juta saham x 15 persen).

Karena penjamin emisi menerima komisi mereka sebagai persentase dari IPO maka mereka memiliki insentif untuk membuatnya sebesar mungkin. Prospektus, yang diajukan oleh perusahaan penerbit kepada SEC sebelum IPO, merinci persentase dan kondisi aktual yang terkait dengan opsi tersebut

Agen stabilisasi harga

Mengutip keterbukaan BEI, agen stabilisasi harga atau greenshoe per 22 April 2022, sudah membeli 3,4 miliar lembar saham di harga Rp336. Jumlah akumulasi saham GOTO yang dibeli dari pasar mencapai 6,00 miliar atau 98,49 persen dari alokasi saham 6,09 miliar saham. Dari pembelian tersebut, total dana yang digunakan untuk stabilisasi harga mencapai Rp2,021 triliun.

Sebagai informasi, dalam IPO, GoTo menawarkan sejumlah keseluruhan 46,7 miliar lembar saham Seri A, yang merupakan gabungan dari saham yang baru diterbitkan dengan saham treasuri (khusus untuk tujuan opsi penjatahan lebih), pada harga penawaran Rp338, yang mencerminkan kapitalisasi pasar sebesar Rp400,3 triliun (USD28 miliar).

Melalui aksi itu, GoTo mengumpulkan total dana sebesar Rp15,8 triliun (USD1,1 miliar) dari aksi penawaran umum perdana saham. Dana segar sebesar Rp15,8 triliun yang dikumpulkan itu terdiri dari keberhasilan penghimpunan dana Rp13,7 triliun (USD954,7 juta) dari penawaran umum saham melalui IPO, serta menghimpun dana sebesar Rp2,1 triliun (USD146,3 juta) melalui penjualan saham treasuri dalam rangka opsi penjatahan lebih.

Penghimpunan dana tersebut mencerminkan kapitalisasi pasar sebesar Rp400,3 triliun (USD28 miliar). Berdasarkan jumlah dana yang dihimpun, IPO GoTo merupakan IPO terbesar ketiga di Asia dan kelima di dunia untuk 2022. IPO GoTo juga menarik partisipasi sekitar 300 ribu investor dalam proses penawaran umum saham.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id