comscore

Tips Ngatur Keuangan bagi Pasangan yang Baru Menikah

Basuki Eka Purnama - 15 Februari 2022 21:23 WIB
Tips <i>Ngatur</i> Keuangan bagi Pasangan yang Baru Menikah
Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Jakarta: Dalam beberapa tahun terakhir, generasi milenial dan generasi Z, yang sekarang berada direntang usia 20 hingga 40 tahun, semakin banyak yang memutuskan memasuki tahap baru kehidupan yaitu menikah. Setelah sibuk menyiapkan perencanaan untuk pesta dan resepsi pernikahan sebelum resmi menjadi suami istri, ternyata sesudah proses itu ada hal penting dan perlu dijadikan prioritas bahasan oleh pasangan yang baru menikah.

Salah satu hal yang wajib dibahas untuk para pasangan baru itu adalah mengatur keuangan, mengingat dua jenis generasi ini sering kali berada dalam tekanan sandwich generation. Sering kali pembahasan mengatur keuangan terlupakan dan hanya dibebankan pada istri. Padahal, masalah ini harus dibahas bersama-sama karena rumah tangga dibangun atas kepercayaan relasi antara dua orang.
"Yang tadinya sebelum menikah hanya ada pengeluaran pribadi, sekarang juga harus mikirin pengeluaran rumah tangga. Belum lagi saat nanti punya anak, harus memperhitungkan kebutuhan anak juga," kata perencana keuangan Annisa Steviani, dilansir Mediaindonesia.com, Selasa, 15 Februari 2022.

Untuk menghindari konflik akibat kurangnya perencanaan keuangan bagi pasangan yang baru menikah, Annisa membagikan beberapa kiat mengatur keuangan dan mungkin bisa diterapkan dan dilakukan.

Saling terbuka

Ini menjadi faktor yang penting. Saat suami dan istri duduk bersama membahas keuangan bersama, mulai dari sumber penghasilan, utang, hingga cicilan, harus dibeberkan kepada pasangan agar nantinya keputusan-keputusan di masa depan dapat diukur sesuai kemampuan dan diambil dengan baik.

Tanggungan keluarga

Selanjutnya, dengan kondisi sandwich generation yang banyak dialami generasi milenial dan generasi Z, pasangan dapat membicarakan kondisi itu apakah salah satu pasangan masih memiliki tanggungan keluarga di luar keluarga barunya atau justru keduanya mengalami posisi yang serupa. Dalam perencanaan keuangan tahapan awal ini, pasangan bisa mendiskusikan satu sama lain terkait dengan kapan, berapa, dan dari mana uang yang akan disisihkan sebagian untuk membantu orangtua atau anggota keluarga lain.

Sandwich generation mulai ramai di medio 2014, sebuah generasi yang terhimpit di tengah-tengah (seperti roti lapis) yang harus memenuhi kebutuhan banyak orang, pada umumnya kebutuhan orangtua berada di atas dan kebutuhan anak berada di bawah. Jika memang ternyata Anda atau pasangan merupakan golongan sandwich generation, pasangan harus bisa bersikap tegas menyiapkan daftar prioritas dan membedakan kebutuhan serta keinginan atau gaya hidup yang ingin dijalankan orangtua. Karena penghasilan itu terbatas sehingga perlu diingat tidak semua keinginan orangtua perlu langsung dipenuhi segera kecuali yang memang bersifat darurat.

Sesuaikan gaya hidup

Sementara terkait pembahasan kebutuhan dan keinginan perlu dimasukkan dalam perencanaan untuk memastikan kondisi keuangan kalian bisa sejalan dengan gaya hidup yang ingin dijalani.

Siapa yang mengelola keuangan

Kemudian, tentukan siapa yang akan mengelola keuangan atau bagaimana cara uang dikelola. Hal itu tergantung kesepakatan yang telah ditempuh bersama pasangan. Setelah disepakati, sudah jelas berapa jumlah penghasilan dan total pengeluaran setiap bulan, langkah selanjutnya yang harus dilakukan pasangan adalah menyusun anggaran atau budgeting.
 







Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id