comscore

Rupiah Pagi Menguat Tipis di Rp14.601/USD

Angga Bratadharma - 27 Mei 2022 09:42 WIB
Rupiah Pagi Menguat Tipis di Rp14.601/USD
Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat pagi terpantau menguat tipis ketimbang penutupan perdagangan Rabu di posisi Rp14.612 per USD. Mata uang Garuda mampu meredam keperkasaan mata uang Paman Sam usai ada sinyal The Fed tak terlalu agresif menaikkan suku bunga.

Mengutip Bloomberg, Jumat, 27 Mei 2022, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka menguat di posisi Rp14.601 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.587 hingga Rp14.603 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di level Rp14.544 per USD.

Sementara itu, dolar AS melemah terhadap  mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Pasar mempertimbangkan apakah Federal Reserve akan memperlambat atau bahkan menghentikan siklus pengetatannya pada paruh kedua tahun ini, yang akan melemahkan daya pikat mata uang safe haven.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, terakhir (pukul 19.00 GMT) turun 0,206 persen pada 101,84. Mata uang mulai melemah setelah risalah dari pertemuan Fed Mei yang menunjukkan sebagian besar peserta menilai kenaikan 50 basis poin kemungkinan sesuai pada pertemuan kebijakan Juni dan Juli.

Memerangi inflasi

Hal itu untuk memerangi inflasi yang mereka sepakati telah menjadi ancaman utama bagi kinerja perekonomian. Banyak peserta percaya bahwa kenaikan suku bunga dengan cepat akan membuat bank sentral berada pada posisi yang baik akhir tahun ini untuk menilai dampak dari pengetatan kebijakan, risalah menunjukkan.

"Pasar menjadi sedikit lebih optimistis bahwa The Fed tidak akan terlalu agresif dengan pengetatan dan bahwa beberapa aksi jual yang telah kita lihat dengan aset-aset berisiko, khususnya ekuitas, mungkin telah berlebihan," kata Analis Pasar Senior Oanda Ed Moya.

"Itu mendorong sedikit reli di sini untuk aset-aset berisiko, yang sangat bagus untuk perdagangan berisiko, yang pada dasarnya buruk bagi dolar," pungkasnya.


(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id