Raih Lampu Hijau dari OJK, Bukopin Segera Rights Issue

    Antara - 30 Juni 2020 21:30 WIB
    Raih Lampu Hijau dari OJK, Bukopin Segera <i>Rights Issue</i>
    Foto: Grafis Medcom.id
    Jakarta: PT Bank Bukopin Tbk (Bukopin) segera merealisasikan penawaran umum terbatas kelima (PUT V) melalui penerbitan saham baru. Hal ini dilakukan dengan memberikan penawaran Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada pemegang saham usai mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    "Kami sangat bersyukur dengan dukungan pemegang saham dan regulator yang mendukung sejak awal proses penambahan modal ini hingga akhirnya memperoleh pernyataan efektif dari OJK hari ini," kata Direktur Utama Rivan Purwantono dalam pernyataannya, dikutip dari Antara, Selasa, 30 Juni 2020.

    Bukopin terlebih dahulu telah memperoleh persetujuan pemegang saham atas rencana Aksi Korporasi tersebut melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 24 Oktober 2019.

    Keterbukaan informasi terkait rencana penerbitan saham baru tersebut dilakukan pada 30 Desember 2019. Kemudian berlanjut melalui beberapa tahapan pendaftaran dokumen hingga dinyatakan efektif oleh OJK pada Selasa ini.

    Kedua pemegang saham utama Bukopin, Bosowa Corporindo dan KB Kookmin Bank, menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan HMETD pada PUT V.

    KB Kookmin Bank, sesuai dengan rencananya untuk menjadi pemegang saham pengendali, bahkan menyatakan kesiapan menjadi pembeli siaga untuk menyerap seluruh HMETD yang tidak dieksekusi pemegang saham lainnya.

    Berdasarkan persetujuan RUPSLB, jumlah saham yang akan diterbitkan terdiri dari saham kelas B sebesar 4,66 miliar atau 40 persen dari jumlah saham beredar saat ini.

    Dengan rasio tersebut, maka setiap lima saham lama akan mendapatkan dua HMETD, kemudian satu HMETD berhak untuk mendapatkan satu saham jika dilaksanakan pada periode pelaksanaan HMETD, dengan harga pelaksanaan Rp180 per saham.

    Jadwal selengkapnya untuk HMETD tersebut akan dipublikasikan perseroan sesuai dengan ketentuan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

    Adapun Kookmin Bank pada 11 Juni 2020 telah menggelontorkan dana sebesar USD200 juta ke Bank Bukopin. Kookmin Bank juga merampungkan proses uji tuntas atau due diligence tambahan dan dalam tahap finalisasi proses sesuai ketentuan di Korea.

    Sebelumnya, pada Maret 2020 Bosowa juga telah menempatkan dana pada rekening penampungan atau escrow account HMETD PUT V di Bukopin. Kookmin Bank masuk menjadi pemegang saham Bukopin melalui mekanisme HMETD pada PUT IV pada 2018 lalu.

    Dengan pelaksanaan PUT V, Kookmin kembali menjadi pembeli siaga. Diperkirakan Kookmin dapat menjadi pemegang saham terbesar sampai dengan 37,6 persen.

    Rivan menambahkan dukungan kuat pemegang saham serta bantuan penuh dari regulator, membuat Bank Bukopin akan semakin yakin dapat mengatasi berbagai tantangan dan mengembangkan bisnis ke depan.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id