BI Salurkan Bantuan Rp13,75 Miliar Redam Covid-19

    Husen Miftahudin - 28 Mei 2020 16:01 WIB
    BI Salurkan Bantuan Rp13,75 Miliar Redam Covid-19
    Donasi Bank Indonesia - - Foto: dok BI
    Jakarta: Bank Indonesia (BI) menyalurkan bantuan senilai Rp13,75 miliar kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Bantuan tersebut terdiri dari 10.050 buah Alat Pelindung Diri (APD), alat kesehatan (alkes) berupa 10 ribu buah Alat Rapid Diagnostic Test, dan 128.600 buah masker.

    Bantuan yang diserahkan secara virtual oleh Gubernur BI Perry Warjiyo kepada Ketua Gugus Tugas Doni Monardo itu merupakan bagian dari Gerakan BI Peduli Covid-19, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian bank sentral terhadap masyarakat terdampak covid-19 dan dukungan dalam penanganan pandemi.

    "Seluruh jajaran Bank Indonesia mengapresiasi aksi yang telah dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 beserta tenaga medis guna memutus rantai penyebaran covid-19, serta senantiasa mendukung upaya-upaya yang ditempuh pemerintah untuk mengatasi meluasnya pandemi covid-19," ujar Perry dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, 28 Mei 2020.

    Gerakan BI Peduli Covid-19 dilakukan melalui kontribusi seluruh Anggota Dewan Gubernur dan pegawai yang menyisihkan sejumlah tertentu dari Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran dan gaji selama enam bulan, terhitung sejak Mei hingga Oktober 2020.

    Bantuan tersebut juga berasal dari pengumpulan donasi pegawai secara sukarela yang telah dilaksanakan sejak Maret 2020. Gerakan BI Peduli Covid-19 ini secara keseluruhan akan disalurkan melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, rumah sakit, dan masyarakat.

    Adapun bantuan yang disalurkan kepada masyarakat tersebut berupa masker, cairan disinfektan dan alat semprotnya, hand sanitizer, vitamin, dan wastafel portable outdoor yang diberikan melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia.

    "Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban tenaga medis agar dapat bekerja dengan aman dan ditunjang peralatan kesehatan yang memadai. Selain alat kesehatan, BI telah memberikan bantuan serta perlengkapan sanitasi bagi masyarakat guna mendukung percepatan penanganan kesehatan pandemi covid-19," jelas Perry.

    Sebelumnya Perry menyebutkan total dana yang akan disalurkan BI selama enam bulan ke depan mencapai Rp101,4 miliar. Dana tersebut berasal dari program sosial sebanyak Rp77,8 miliar. Kemudian dari mobilisasi gaji dan THR dewan gubernur, pimpinan, pegawai, hingga officer BI sejumlah Rp20,6 miliar.

    Lalu dari ikatan pegawai BI sebesar Rp1,3 miliar. Dari sumbangan atau donasi seperti infak, sedekah, hingga persembahan yang disebut sebagai program BI Religi akan disalurkan sebanyak Rp1,7 miliar.


    Selanjutnya bank sentral rencananya akan menyalurkan bantuan senilai Rp13,8 miliar kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 berupa kebutuhan rapid test, APD, masker, dan lainnya.

    BI juga merencanakan untuk menyalurkan bantuan ke rumah sakit, baik yang berada di wilayah Jakarta dan sekitarnya maupun di berbagai daerah di Indonesia sebanyak Rp24,3 miliar. Bantuan tersebut dalam bentuk APD, rapid test, ventilator, masker, hingga pengukur suhu.

    Selain itu sebanyak Rp52,1 miliar akan disalurkan kepada masyarakat, khususnya dari kalangan ekonomi yang kurang mampu dan terkena dampak covid-19 dan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Bantuan tersebut berupa sarana dan prasarana kesehatan serta kebutuhan pokok.

    "Kami juga akan menyalurkan kepada para pegawai BI yang honorer dan beberapa pensiunan BI yang golongan bawah. Itu kami akan salurkan sebanyak Rp11,2 miliar dengan bentuk bantuannya berupa sarana prasarana kesehatan dan kebutuhan pokok," tutup Perry.  

    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id