Bos BI Beberkan 5 Alasan Investasi Menjanjikan di Indonesia

    Husen Miftahudin - 27 Oktober 2020 12:43 WIB
    Bos BI Beberkan 5 Alasan Investasi Menjanjikan di Indonesia
    Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo - - Foto: Medcom/ Husen Miftahudin
    Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengundang investor lokal dan global untuk menanamkan modalnya di Tanah Air. Setidaknya ada lima alasan menjanjikan yang membuat investasi di Indonesia menarik dan menguntungkan.

    Pertama, Indonesia menawarkan pertumbuhan ekonomi yang menjanjikan dengan kondisi makroekonomi yang stabil. Pascakontraksi akibat pandemi covid-19, ekonomi Indonesia bakal tumbuh lima persen di tahun depan dan enam persen secara rata-rata selama lima tahun ke depan.

    "Inflasi juga terkendali, nilai tukar stabil, dan ketahanan eksternal kuat. Kebijakan fiskal dan moneter yang hati-hati terus menjadi dasar yang kuat dari kebijakan makroekonomi ini," ujar Perry dalam 3rd Indonesia Investment Day yang dilaksanakan secara virtual, Selasa, 27 Oktober 2020.

    Terkait upaya pemulihan ekonomi dari pandemi, Perry menekankan bahwa pemerintah menggelontorkan stimulus fiskal masing-masing sebanyak 6,3 persen dan 5,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2020 dan 2021. Tak hanya itu, bank sentral juga ikut memberikan stimulus moneter melalui injeksi likuiditas, penurunan suku bunga acuan, hingga mendorong pinjaman bank untuk menggerakkan roda perekonomian di masa pandemi.

    "Setelah pemulihan kembali ke jalurnya, kami akan secara bertahap melepaskan stimulus ini dan kembali ke kebijakan fiskal yang telah berlangsung lama dengan tidak lebih dari tiga persen dari defisit. Juga kebijakan moneter yang hati-hati untuk mengamankan inflasi yang terkendali dan nilai tukar yang stabil," paparnya.

    Kedua, Indonesia memiliki komitmen yang kuat untuk melakukan reformasi struktural demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Terkait hal ini, pemerintah mengesahkan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja untuk merampingkan investasi dan proses bisnis, penyederhanaan birokrasi, strategi yang jelas untuk manufaktur dan hilirisasi sumber daya alam, mengintegrasikan rantai pasokan lokal dan global, serta mendorong pengembangan usaha kecil dan menengah.

    Ketiga, Indonesia terus menawarkan investasi infrastruktur yang menjanjikan, baik di tingkat nasional, daerah, provinsi, dan kota. Keempat, mempercepat pendalaman pasar keuangan untuk memberi dukungan atas peningkatan kebutuhan pembiayaan investasi di Indonesia. Termasuk penerbitan green sukuk untuk membiayai proyek-proyek hijau dan ramah lingkungan.

    Perry mengungkapkan, Pemerintah Indonesia secara berturut-turut menerbitkan global green sukuk sebanyak tiga kali sejak 2018 dengan total penerbitan senilai USD2,75 miliar dan telah melebihi jumlah pemesanan. Bank Indonesia juga mendorong penggunaan mata uang lokal dengan Jepang, Tiongkok, Malaysia, dan Thailand di mana mata uang lokalnya digunakan untuk perdagangan bilateral dan investasi langsung.

    Kelima, Indonesia pada tahun ini mempercepat digitalisasi di seluruh aktivitas perekonomian sebagai mesin baru ekonomi domestik yang menjanjikan. Hal ini sejalan dengan lima agenda transformasi digital Presiden Joko Widodo, yaitu percepatan akses dan infrastruktur digital, peta jelas terhadap sektor strategis, membangun pusat data nasional, membangun kemampuan digital, serta menyiapkan skema regulasi dan pembiayaan.

    "BI bangga dan memiliki komitmen yang kuat untuk transformasi digital ini melalui implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025 yang kami luncurkan pada Mei 2019. Blueprint kami bertujuan untuk mengintegrasikan ekonomi dan keuangan digital nasional, khususnya bagi usaha kecil menengah, dan pembayaran ritel melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang mempercepat integrasi antara digital open banking dengan financial technology (fintech), serta reformasi dan regulasi sistem pembayaran," pungkas Perry.  

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id