Bidik BUKU IV, PermataBank Mulai Fase Integrasi dengan Bangkok Bank

    Angga Bratadharma - 07 Oktober 2020 10:21 WIB
    Bidik BUKU IV, PermataBank Mulai Fase Integrasi dengan Bangkok Bank
    Ilustrasi. FOTO: Media Indonesia
    Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan persetujuan prinsip untuk rencana integrasi PermataBank dengan Bangkok Bank Kantor Cabang Indonesia dengan realisasi rencana integrasi tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2020. Aksi korporasi ini juga untuk memenuhi syarat menjadi bank BUKU IV di Indonesia.

    Sejalan dengan persetujuan yang diberikan OJK kepada Bangkok Bank Public Company Limited terkait rencana akuisisi 89,12 persen kepemilikan saham PermataBank yang diselesaikan pada 20 Mei 2020, OJK mensyaratkan mendukung kebijakan konsolidasi perbankan di Indonesia dengan melakukan integrasi PermataBank dengan Bangkok Bank Kantor Cabang Indonesia.

    Integrasi ini memberikan dampak positif bagi seluruh pemangku kepentingan tidak hanya bagi karyawan, nasabah, dan masyarakat tetapi juga memperkuat industri perbankan di Indonesia. Sehingga membuat PermataBank memenuhi persyaratan regulasi menjadi salah satu bank BUKU IV di Indonesia dengan total modal lebih dari Rp30 triliun dan rasio modal lebih dari 30 persen.

    Penyelesaian rencana integrasi akan ditandai dengan pengalihan aset berkualitas baik dan liabilitas tertentu Bangkok Bank Kantor Cabang Indonesia secara hukum kepada PermataBank, dan selanjutnya dilakukan pencabutan izin usaha Bangkok Bank Kantor Cabang Indonesia dalam waktu dua tahun sejak tanggal efektif Integrasi.

    Direktur Utama PermataBank Ridha DM Wirakusumah mengatakan integrasi ini menandai tonggak baru bagi PermataBank untuk terus berkembang. Jaringan Bangkok Bank yang luas dan kemampuannya di lintas pasar utama Asia akan saling melengkapi penawaran produk dan membawa nilai tambah yang signifikan bagi nasabah PermataBank.

    "Kami juga menantikan untuk dapat membandingkan dan mempelajari praktik terbaik Bangkok Bank dalam membangun hubungan baik yang saling percaya, kuat, serta dekat dengan para nasabahnya yang telah berjalan selama bertahun-tahun," kata Ridha, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 7 Oktober 2020.

    Presiden Bangkok Bank dan Komisaris Utama PermataBank Chartsiri Sophonpanich menambahkan pihaknya akan menciptakan nilai bersama mengingat integrasi ini penggabungan Bangkok Bank Indonesia dengan PermataBank menjadi satu tim. Sebagai satu entitas, langkah ini akan memiliki kapabilitas untuk mendukung pertumbuhan nasabah.

    "Sekaligus memenuhi kebutuhan finansial individu maupun bisnis di Indonesia. Kemitraan strategis untuk pertumbuhan ini akan baik tidak hanya untuk Bangkok Bank dan PermataBank, melainkan dalam mendukung perekonomian Indonesia dan dapat membuka kesempatan dalam integrasi keuangan ASEAN yang tengah berjalan," ucapnya.

    Lebih lanjut, integrasi ini mencerminkan kepercayaan Bangkok Bank terhadap peta jalan teknologi dan perbankan digital PermataBank. Apalagi sejak awal pandemi dan selama semester I-2020, transaksi layanan perbankan digital melalui PermataMobile X dan PermataNet meningkat secara signifikan sebesar 675 persen dibandingkan dengan di 2019.

    "Kami akan terus memperkuat peran kami sebagai agen pembangunan. Kami yakin Bangkok Bank akan memberikan dukungan terbaik bagi PermataBank dalam mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan menjadi kekuatan yang tangguh di lanskap perbankan Indonesia," tutup Ridha.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id