LPEI dan Perbankan Kucurkan Rp16,1 Miliar Dukung Pembiayaan Ekspor UKM

    Eko Nordiansyah - 06 November 2020 17:11 WIB
    LPEI dan Perbankan Kucurkan Rp16,1 Miliar Dukung Pembiayaan Ekspor UKM
    Penyerahan pembiayaan sebesar Rp16,1 miliar ke pelaku usaha kecil menengah - - Foto: dok LPEI
    Jakarta: Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) bersama dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memberikan pembiayaan sebesar Rp16,1 miliar untuk mendukung ekspor bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

    Direktur Eksekutif LPEI D. James Rompas mengatakan sinergi antara lembaga keuangan dan Kementerian Perdagangan ini demi mendorong ekspor nasional, khususnya sektor UKM yang berorientasi ekspor.

    "Kami mendukung sinergi Kementerian Perdagangan bersama LPEI sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan untuk bersama-sama meningkatkan ekspor nasional melalui berbagai fasilitas pembiayaan, penjaminan, asuransi dan jasa konsultasi," kata James Rompas dalam keterangan resminya, Jumat, 6 November 2020.

    Sinergi antara Kementerian Perdagangan dan LPEI memang sudah terjalin sejak lama. Melalui Trade Expo Indonesia, Kementerian Perdagangan dan LPEI akan memfasilitasi para pelaku UKM berorientasi Ekspor untuk bertemu para calon buyer dari luar negeri.

    "Meski masih berada di tengah-tengah pandemi covid-19, kami tetap berupaya mendukung para UKM atau eksportir Indonesia untuk mendapatkan akses bertemu dengan buyer maupun calon buyer luar negeri," jelas dia.

    Virtual Trade Expo Indonesia menjadi ajang promosi bagi produk-produk Indonesia sekaligus business matching antara para pelaku usaha dengan buyer mancanegara. Pada event tersebut, LPEI akan mengikutsertakan 12 mitra binaan pilihan yang berasal dari program Jasa Konsultasi yang dinamakan Coaching Program for New Exporter (CPNE).

    Di masa pemulihan akibat pandemi, LPEI menilai banyak pelaku usaha yang membutuhkan dukungan finansial maupun non finansial. Dalam hal bentuk dukungan finansial, LPEI memiliki produk penjaminan, dimana LPEI berperan sebagai credit enhancer yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk mendapatkan akses pembiayaan dari bank.

    "Akses pembiayaan ini dibutuhkan oleh pelaku usaha untuk memulihkan roda bisnisnya dan bangkit dari keterpurukan akibat pelemahan aktivitas ekonomi yang disebabkan oleh pandemi," ungkapnya.

    Adapun dukungan non finansial, salah satunya dilakukan LPEI dengan mendampingi UMKM di daerah melalui program Desa Devisa dengan tujuan UMKM tersebut dapat mandiri mengelola usaha hingga akhirnya mampu melakukan ekspor.

    "Saat ini berbagai terobosan untuk mendukung percepatan dan peningkatan ekspor sangat diperlukan. Sinergi antara dunia usaha, antar lembaga perbankan dan pemerintah jadi salah satu faktor pendukungnya," ujar Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.  


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id