comscore

Nyaris ke Level 7.000, IHSG Meroket 94 Poin

Ade Hapsari Lestarini - 20 Mei 2022 16:27 WIB
Nyaris ke Level 7.000, IHSG Meroket 94 Poin
Ilustrasi. Foto: AFP/Adek Berry.
Jakarta: Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan sore ini masih berjaya di zona hijau, bahkan mendekati level 7.000. IHSG mampu mempertahankan penguatannya sejak pagi.

Mengutip laman RTI, Jumat, 20 Mei 2022, gerak IHSG menguat 94,809 poin atau setara 1,389 persen ke posisi 6.918. Saat bel pembukaan perdagangan, IHSG sempat bertengger di posisi 6.839. Gerak indeks sempat menyentuh level tertinggi di posisi 6.965 dan level terendah di 6.804.
Sementara itu volume perdagangan saham tercatat sebanyak 22 miliar lembar senilai Rp15,8 triliun. Sebanyak 346 saham menguat, 173 saham melemah, 164 saham stagnan, dan terjadi 1.417.590 kali transaksi.

Tim Riset Lotus Sekuritas dalam kajiannya sempat memproyeksinya IHSG bergerak menguat terbatas jelang akhir pekan.

"Mengikuti sentimen global dan domestik, IHSG pada akhir pekan berpeluang menguat terbatas dan bergerak pada rentang 6.780-6.909," tulis Tim Riset Lotus Sekuritas, dilansir Antara, Jumat, 20 Mei 2022.

Di sisi lain, bursa ekuitas Wall Street ditutup di zona merah, seiring fokus investor masih tertuju pada prospek kenaikan suku bunga dan inflasi AS. Investor mencermati kinerja dan proyeksi pendapatan 2022 emiten di tengah lonjakan inflasi.

Saham Cisco turun 13,7 persen setelah melaporkan pendapatan kuartal I-2022 di bawah ekspektasi dan menurunkan prospek pertumbuhan pendapatan pada 2022. Sementara Apple dan Broadcom masing-masing turun 2,5 persen dan 4,3 persen, membebani indeks acuan S&P 500.

Dari data, investor turut mencermati rilis data klaim pengangguran AS yang dinilai memengaruhi pertimbangan bank sentral AS, Federal Reserve (Fed), dalam melaksanakan normalisasi kebijakan moneternya.

Departemen Ketenagakerjaan AS merilis data klaim pengangguran mingguan terbaru, yang menunjukkan kenaikan sebanyak 218 ribu klaim pada pekan yang berakhir 14 Mei 2022 dibandingkan minggu sebelumnya 197 ribu klaim.

Angka itu juga lebih tinggi dari ekspektasi dan memberikan petunjuk baru terkait perlambatan pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, perdagangan yang negatif pada pasar saham Eropa terjadi setelah kekhawatiran atas inflasi meningkat, didorong sentimen data Indeks Harga Konsumen (IHK) Inggris dan pemangkasan proyeksi oleh emiten.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id