5 Kiat Investasi Ala Manajer Kekayaan di Tengah Korona

    Suci Sedya Utami - 07 Maret 2020 14:13 WIB
    5 Kiat Investasi Ala Manajer Kekayaan di Tengah Korona
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
    Louisiana: Jangan panik. Itu menjadi saran investasi jangka pendek yang umumnya dilakukan oleh manajer investasi pada seluruh klien di tengah wabah virus korona (covid-19). Tidak ditampik, kondisi pasar saham tengah tertekan bahkan anjlok cukup dalam akibat virus tersebut termasuk turut mengguncang ekonomi di seluruh dunia.

    Apalagi dengan penurunan suku bunga oleh Federal Reserve yang tentunya berpotensi diikuti oleh bank sentral negara lainnya, tentu membuat para investor 'ngeri-ngeri sedap' berinvestasi lantaran return-nya kecil.

    Namun sebelum terburu-buru untuk menjual saham dan melakukan investasi, penasihat kekayaan di sebuah lembaga investasi di Baton Rouge, suatu kota di Louisiana, Amerika Serikat (AS) memberikan tips tentang cara berinvestasi dengan bijak selama wabah korona.

    Pertama, matikan televisi. Tidak peduli berapa banyak orang yang berbicara di media keuangan terkait dampak finansial akibat korona terhadap pasar saham, menurut para penasihat semua itu belum dapat diprediksi.

    "Mengurangi kebisingan dan fokus pada tujuan investasi jangka panjang Anda," kata penasihat keuangan itu, seperti dikutip dari Business Report, Sabtu, 7 Maret 2020.

    Kedua menjaga portofolio investasi yang beragam. Di saat seperti ini, alokasi aset merupakan kunci. Pastikan investasi yang dilakukan termasuk campuran obligasi dan saham tersebar di berbagai sektor.

    "Jika Anda belum melakukannya, pertimbangkan untuk memiliki bagian dari portofolio Anda dalam aset pelestarian, seperti pendapatan tetap berkualitas tinggi, yang dapat terbukti berharga selama pasar ekuitas turun," ulasnya.

    Ketiga memiliki uang tunai. Pensiunan yang menarik investasi harus ingat bahwa portofolio mereka dialokasikan untuk uang tunai dan obligasi serta saham. Kemudian, petakan kelas-kelas aset dengan tingkat pengembalian yang lebih rendah. Hal ini dimaksudkan untuk memberi para investor kebutuhan likuiditas jangka pendek hingga kondisi pasar pulih.

    Keempat, akumulasi saham. Bagi investor dengan banyak uang yang masih dalam tahap akumulasi karier investasi mereka, sekarang adalah waktu yang ideal untuk mengambil saham di perusahaan dan lembaga tepercaya untuk harga yang lebih rendah dari biasanya.

    Kelima, jngan mengubah penurunan sementara menjadi kerugian permanen. Pertahankan pikiran yang jernih, terus berinvestasi seperti biasa dan ingat bahwa pasar saham akan tetap bergejolak untuk bulan-bulan mendatang.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id