Listing Perdana, Saham SOHO dan PURI Langsung Melejit

    Annisa ayu artanti - 08 September 2020 10:22 WIB
    <i>Listing</i> Perdana, Saham SOHO dan PURI Langsung Melejit
    Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Medcom.id/Desi Angriani
    Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan emiten baru yakni PT Soho Global Health Tbk (SOHO) dan PT Puri Global Sukses Tbk (PURI).

    SOHO melepas sebanyak 114,38 juta saham atau setara dengan 13,78 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah pelaksanaan penawaran umum perdana saham dengan harga Rp1.820 per saham.

    Sementara, PURI menawarkan sebanyak 200 juta saham baru atau 20 persen dari modal disetor perseroan setelah penawaran umum, dengan harga penawaran Rp170 per saham. Perusahaan mengincar dana segar sebesar Rp34 miliar dari aksi ini.

    Saat listing perdana saham SOHO dan PURI melonjak masing-masing 24,73 persen dan 34,12 persen ke level Rp2.270 dan Rp228 per saham. Saham SOHO ditransaksikan sebanyak 21 kali dengan volume 36 lot. Sementara saham PURI ditransaksikan sebanyak 21 kali dengan volume 150 lot.

    Presiden Direktur dan Chief Executive Officer SOHO, Rogelio Paulino Jr La’ O mengatakan IPO merupakan langkah strategis bagi SOHO untuk memperkuat posisi SOHO di sektor farmasi dan kesehatan di Indonesia.

    Dana hasil aksi ini akan digunakan SOHO untuk memperkuat bisnis distribusi yang merupakan aset strategis SOHO serta penggerak segmen-segmen bisnis lainnya dalam SOHO.

    "Kami sangat senang telah berhasil menyelesaikan IPO Perseroan. Kami berkomitmen untuk mengambil langkah proaktif untuk memenuhi kebutuhan konsumen, dengan menghadirkan lebih banyak produk dan layanan bagi pasien dan pelanggan, dan terus mengupayakan solusi kesehatan yang lebih baik," kata Rogelio dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 8 September 2020.

    Sedangkan, Direktur Utama PURI Eko Saputro Wijaya mengatakan sekitar 96,6 persen dari dana IPO ini akan digunakan untuk meningkatkan penyertaan modal pada perusahaan anak, yaitu PT Puri Karya Bersama (PKB) untuk pembelian lahan.

    Pembelian lahan tersebut akan meningkatkan cadangan lahan (land bank) yang dapat digunakan untuk pengembangan usaha perseroan dan perusahaan Anak di masa datang. Sementara sisa dana IPO akan digunakan untuk modal kerja.

    "Dengan adanya dana hasil IPO ini juga akan memperkuat struktur permodalan perseroan untuk merealisasikan rencana strategis kedepannya guna meningkatkan kinerja perseroan," ucapnya.
     

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id