comscore

Rupiah Semakin Digilas Dolar AS, Ditutup Rp14.700/USD

Husen Miftahudin - 14 Juni 2022 15:56 WIB
Rupiah Semakin Digilas Dolar AS, Ditutup Rp14.700/USD
Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Jakarta: Nilai tukar rupiah semakin digilas dolar Amerika Serikat (AS) karena investor bersiap untuk kenaikan suku bunga Federal Reserve yang agresif dan kemungkinan resesi.

"Penguatan dolar baru-baru ini mengikuti rilis indeks harga konsumen AS Mei yang melonjak ke level tertinggi selama empat dekade 8,6 persen pada tahun ini dan menyebabkan para pedagang memperkirakan kenaikan suku bunga yang lebih agresif karena Federal Reserve berjuang untuk mengatasi hal-hal yang tidak terduga," kata analis pasar uang Ibrahim Assuaibi dalam analisis hariannya, Selasa, 14 Juni 2022.
Menurut Ibrahim, pasar telah bergegas untuk bertaruh pada kenaikan cepat setelah pembacaan inflasi yang tak terduga. Kenaikan suku bunga 75 basis poin berturut-turut pada Juni dan Juli mendekati harga penuh, mengirimkan gelombang kejutan di seluruh kelas aset.

Prospek kenaikan lebih lanjut oleh Federal Reserve dalam waktu dekat telah mengakibatkan imbal hasil Treasury 2-tahun naik dengan kuat, menjadi saat ini berdiri di 3,3091 persen. Hasil 10-tahun di bawah itu, pada 3,3050 persen, sebuah inversi yang biasanya dilihat sebagai tanda resesi yang akan datang.

Tingkat pengangguran Inggris naik pada Mei karena jumlah orang yang mengklaim tunjangan pengangguran turun kurang dari yang diharapkan, meskipun tingkat pekerjaan secara keseluruhan terus meningkat.

"Ini ditambah dengan penurunan PDB April, menunjukkan BoE akan berjuang untuk menjinakkan inflasi yang melonjak tanpa mendorong ekonomi negara itu ke dalam resesi," terangnya.

Adapun mengutip data Bloomberg pada penutupan perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah terhadap USD melemah ke level Rp14.699 per USD. Mata uang Garuda tersebut melemah 17 poin atau setara 0,12 persen dari posisi Rp14.682 per USD pada penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Data Yahoo Finance juga menunjukkan bahwa rupiah berada di zona merah pada posisi Rp14.700 per USD. Rupiah melemah sebanyak 32 poin atau setara 0,22 persen dari Rp14.668 per USD di penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Sedangkan berdasar pada data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada di level Rp14.729 per USD atau turun 57 poin dari perdagangan di hari sebelumnya sebesar Rp14.672 per USD.

"Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.680 per USD sampai Rp14.730 per USD," tutup Ibrahim.

(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id