Mantan Dirut BEI Diperiksa Kejagung terkait Jiwasraya

    Al Abrar - 14 Juli 2020 12:03 WIB
    Mantan Dirut BEI Diperiksa Kejagung terkait Jiwasraya
    Mantan Direktur Utama BEI Erry Firmansyah diperiksa Kejagung terkait Jiwasraya. Foto: Medcom.id/Desi Angriani.
    Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa sejumlah pihak dalam mengusut kasus dugaan penyalahgunaan dana asuransi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Sebanyak 13 orang diperiksa sebagai saksi pada Senin, 13 Juli 2020.

    Satu di antaranya, mantan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia periode 2002-2009 (dulu bernama Bursa Efek Jakarta) Erry Firmansyah. Erry diperiksa sebagai saksi tersangka Fakhri Ilmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    Selain Erry, Kejagung juga memeriksa Kepala Departemen Audit Internal OJK Ahmad Fuad serta Kepala Departemen Manajemen Risiko dan Pengendalian Kualitas OJK Yetty Septirawati. Kemudian Kepala Departemen Penanganan Anti Fraud OJK Siswani Wisudawati juga ikut diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi untuk tersangka Fakhri.

    "Empat orang saksi untuk tersangka Fakhri Hilmi diperiksa untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan tugas tersangka sebagai Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 2 A tahun 2014-2017 dalam kaitannya dengan  proses pengawasan jual beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi Asuransi Jiwasraya yang terjadi di BEI oleh OJK," kata Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono, Selasa, 14 Juli 2020.

    Sementara tiga orang saksi lainnya yakni Anggota Tim Pengelola Investasi Milenium Capital Management Rini Winati, Anggota Tim Pengelola Investasi Milenium Capital Management Adhe Mustofa, dan Anggota Tim Pengelola Investasi Milenium Capital Management Kusnan Harjanto diperiksa sebagai saksi untuk tersangka korporasi yakni PT Milenium Capital Management.

    Selanjutnya tiga orang saksi yakni Staf Perdagangan PT Dhana Wibawa Manajemen Investasi (sekarang PT Pan Arcadia Capital) Minarni, Komisaris PT Dhana Wibawa  Manajemen Investasi Ellu J Sabari Winarto, Komisaris Utama PT Dhana Wibawa Manajemen Investasi Tigor Pakpahan, diperiksa dalam kapasitas saksi atas tersangka korporasi PT Pan Arcadia Capital.

    Dua orang saksi lainnya yakni Direksi PT CIMB Niaga Custodian Furiyanto dan Institusional Equity Sales PT Trimegah Sekuritas Meitawati Edianingsih diperiksa saksi atas tersangka korporasi PT Prospera Asset Management.

    Terakhir Direktur Keuangan Asuransi Jiwasraya Dicky Kurniawan diperiksa untuk tersangka korporasi PT Maybank Asset Management.

    "Sembilan orang saksi sebagai pengurus maupun sebagai karyawan perusahaan Manager Investasi serta karyawan Asuransi Jiwasraya keterangannya dianggap perlu untuk mengungkap sejauh mana peran para saksi dalam menjalankan perusahaannya dan kaitannya dengan jual beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi Asuransi Jiwasraya yang terjadi di Bursa Efek Indonesia," tambah Hari.

    Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan covid-19. Antara lain dengan memperhatikan jarak aman antara saksi dengan penyidik yang sudah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta bagi para saksi wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id