Jenius Himpun Dana Rp10 Triliun hingga Mei 2020

    Husen Miftahudin - 25 Juni 2020 17:06 WIB
    Jenius Himpun Dana Rp10 Triliun hingga Mei 2020
    Ilustrasi aplikasi Jenius - - Foto: dok BTPN
    Jakarta: Aplikasi perbankan digital milik PT BTPN Tbk, Jenius, menghimpun dana pihak ketiga (DPK) lebih dari Rp10 triliun hingga akhir Mei 2020. Simpanan ini diharapkan semakin besar seiring dengan peningkatan jumlah pengguna.

    "Total dana pihak ketiga kita sudah lebih dari Rp10 triliun hingga akhir Mei yang lalu. Ini bisa terjadi karena adanya dukungan yang besar dari nasabah kita," kata Digital Banking Head BTPN Irwan Tisnabudi dalam telekonferensi di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2020.

    Pada periode yang sama, jelas Irwan, Jenius telah memiliki pengguna lebih dari 2,5 juta. Perusahaan terus melakukan pengembangan layanan dengan menghadirkan fitur-fitur baru, sehingga semakin memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi dan mengakses produk-produk perbankan.

    "Sampai saat ini pengguna Jenius sudah lebih dari 2,5 juta, dari Sabang sampai Merauke di 34 provinsi. Banyaknya jumlah pengguna ini menunjukkan bahwa apa yang kami kembangkan diterima masyarakat," ungkapnya.

    Salah satu fitur terbaru yang diluncurkan Jenius adalah Moneytory. Fitur baru ini membantu pengguna mengelola arus kas (cash flow) melalui pencatatan pengeluaran dan pemasukan secara otomatis melalui aplikasi Jenius.

    Fitur Moneytory mencatat pemasukan dan pengeluaran dari transaksi uang masuk dan uang keluar di saldo aktif dan kartu debit utama (m-Card). Pengguna juga bisa mengetahui ringkasan kondisi finansial secara jelas.

    "Mulai dari berapa jumlah pemasukan dan pengeluaran, berapa selisih di antara keduanya, dan melihat grafik pengeluaran dengan mudah berdasarkan tanggal dan nominalnya," jelas Irwan.

    Pada fitur Moneytory terdapat dua informasi utama, yaitu pemasukan dan pengeluaran. Pada halaman utama Moneytory, pengguna bisa melihat jumlah total pemasukan dan pengeluaran beserta diagram persentase sesuai kategorinya, jumlah selisih antara pemasukan dan pengeluaran, serta highlights berisi tren pengeluaran yang menampilkan grafik pengeluaran sesuai tanggal juga nominalnya.

    Setiap transaksi daring (online) dan luring (offline) yang pengguna lakukan dengan saldo aktif dan m-Card, secara otomatis akan mengubah data pengeluaran di Moneytory sesuai kategorinya. Mulai dari transfer uang, top up e-wallet, bayar tagihan, transaksi daring, hingga transaksi luring seperti bertransaksi di restoran ataupun supermarket.

    "Jika transaksi pengguna belum sesuai kategori yang ada, datanya akan tercatat ke bagian 'Belum Terkategori' dan pengguna bisa langsung menyesuaikannya," tutup Irwan. 



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id