OJK Sinergikan BUMDes dengan Laku Pandai Genjot Ekonomi Pedesaan

    Husen Miftahudin - 23 September 2020 21:26 WIB
    OJK Sinergikan BUMDes dengan Laku Pandai Genjot Ekonomi Pedesaan
    Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan - - Foto: Antara/ Aditya
    Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong pengembangan pembangunan desa, daerah tertinggal, dan kawasan transmigrasi bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Hal itu tertuang dalam nota kesepahaman yang dilakukan antara OJK dan Kemendes PDTT.

    Melalui nota kesepahaman tersebut, OJK akan melakukan penguatan terhadap keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan meningkatkan kapasitas kelembagaan dan bisnis, memperluas akses keuangan, serta mendorong digitalisasi melalui program Optimalisasi BUMDes Center.

    "Pada pilar akses keuangan, OJK akan memfasilitasi BUMDes dalam mengakses sistem keuangan salah satunya dengan menjadi agen Laku Pandai (branchless banking)," ungkap Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Rabu, 23 September 2020.

    Sementara pada pilar digitalisasi, OJK mendorong BUMDes terhubung dengan marketplace khusus BUMDes, seperti www.bwmbumdes.com yang bersinergi dengan program Bank Wakaf Mikro (BWM).

    Anto mengungkapkan bahwa sejak 2018, OJK telah menguatkan 29 BUMDes center di sejumlah daerah. Tahun ini OJK dan Kemendes PDTT menargetkan penguatan pada 30 BUMDes center baru.

    "Pada awal 2020 telah disinergikan pilot project KUR Klaster sektor pertanian di Ogan Komering Ulu Timur dengan BPD Sumsel Babel," paparnya.

    Adapun ruang lingkup Nota Kesepahaman OJK dan Kemendes PDTT mencakup peningkatan literasi dan inklusi keuangan di desa, daerah tertinggal, dan kawasan transmigrasi. Kemudian pengembangan dan pemberdayaan BUMDes dan BUMDesa Bersama.

    Selanjutnya pengembangan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dalam rangka pemberdayaan masyarakat desa, daerah tertinggal, dan kawasan transmigrasi. Terakhir bidang kerja sama lain yang disepakati para pihak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Dengan ditandatanganinya nota kesepahaman ini, diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan kerja sama antara OJK dan Kemendes PDTT dalam pelaksanaan tugas dan kewenangan peningkatan literasi dan inklusi keuangan.

    "Serta mendorong perekonomian dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, daerah tertinggal, dan kawasan transmigrasi," tutup Anto.

    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id