Kredit UMKM BSI Capai Rp35,9 Triliun di Kuartal I-2021

    Husen Miftahudin - 06 Mei 2021 21:10 WIB
    Kredit UMKM BSI Capai Rp35,9 Triliun di Kuartal I-2021
    UMKM. Foto : MI/Adam.



    Jakarta: PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp159,07 triliun pada kuartal I-2021. Jumlah tersebut mengalami kenaikan hingga sebesar 14,74 persen dari periode sama 2020 sebesar Rp138,6 triliun.

    "Pertumbuhan pembiayaan tersebut terutama ditopang oleh, pertama adalah pembiayaan mikro yang tumbuh 55,08 persen yoy. Kedua adalah gadai emas yang tumbuh 38,34 persen yoy dan konsumer yang tumbuh 28,33 persen," ungkap Wakil Direktur Utama I BSI Ngatari dalam konferensi pers virtual Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Kamis, 6 Mei 2021.

     



    Ngatari menyebutkan bahwa pertumbuhan pembiayaan kepada segmen mikro yang signifikan tersebut merupakan komitmen perseroan untuk terus mendorong bisnis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia.

    "Sehingga, komposisi UMKM Bank Syariah di Maret 2021 mencapai sebanyak 22,63 persen, atau meningkat sebesar 23 basis poin dibandingkan posisi Desember 2020," jelasnya.

    Adapun Bank Syariah Indonesia telah menyalurkan pembiayaan untuk UMKM mencapai Rp35,91 triliun selama kuartal I-2021. Dari total penyaluran tersebut, terbesar diberikan kepada usaha menengah senilai Rp15,30 triliun, usaha kecil sebesar Rp10,97 persen, dan mikro sebesar Rp9,74 triliun.

    "Ke depan komitmen Bank Syariah Indonesia kepada sektor UMKM tidak akan luntur. Kami akan terus menyalurkan pembiayaan UMKM kepada target nasabah yang sehat dan sustain," tegas Ngatari.

    Di samping itu, perusahaan juga turut menyalurkan pembiayaan program Pemulihan Ekonomi Nasional(PEN) dan meleverge 2,8 kali dari penempatan dana PEN di BSI. Dalam hal ini Bank Syariah Indonesia menyalurkan plafon sebesar Rp8,6 triliun dari total dana PEN yang diterima Rp3 triliun untuk 63 ribu debitur.

    Selama kuartal I-2021, BSI juga sudah tercatat melakukan restrukturisasi kepada nasabah yang terkena dampak pandemi covid-19 sebanyak 96 ribu debitur dengan total outstanding mencapai Rp22,07 triliun atau setara dengan 14 persen dari baki debet pembiayaan.

    BSI juga melakukan restrukturisasi kepada 60 ribu pelaku UMKM dengan nilai outstanding pembiayaan yang telah direstrukturisasi mencapai sebanyak Rp7,96 triliun atau 36 persen dari baki debet restrukturisasi.

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id