IHSG Menguat 0,47% ke Level 5.810 dalam Sepekan

    Angga Bratadharma - 05 Desember 2020 11:01 WIB
    IHSG Menguat 0,47% ke Level 5.810 dalam Sepekan
    Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI
    Jakarta: Selama periode 30 November-4 Desember 2020, pasar modal Indonesia mencatatkan pergerakan data perdagangan yang mayoritas ditutup positif pada akhir pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,47 persen dan berada pada level 5.810,483 dari posisi 5.783,335 pada penutupan pekan lalu.

    Peningkatan tertinggi selama sepekan ini terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian yang meningkat 32,26 persen atau menjadi Rp19,680 triliun dari Rp14,880 triliun pada penutupan pekan lalu. Kemudian rata-rata frekuensi harian selama sepekan sebanyak 9,36 persen menjadi 1.272.820 kali transaksi dari 1.163.863 kali transaksi pada pekan sebelumnya.

    Data kapitalisasi pasar bursa pekan ini meningkat sebanyak 0,55 persen menjadi Rp6.758,210 triliun dari Rp6.720,947 triliun pada pekan yang lalu. Sedangkan rata-rata volume transaksi mengalami perubahan sebanyak 6,34 persen menjadi 27,390 miliar saham dari 29,245 miliar saham pada pekan yang lalu.  

    "Investor asing pada Jumat mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp84,48 miliar. Sedangkan sepanjang 2020 mencatatkan jual bersih sebesar Rp44,514 triliun," ungkap Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 5 Desember 2020.

    Pekan ini terdapat dua pencatatan obligasi di PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Pertama pada Senin, 30 November, Obligasi Berkelanjutan I J Resources Asia Pasifik Tahap VI Tahun 2020 yang diterbitkan oleh PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) mulai dicatatkan di BEI. Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk Obligasi adalah idA (Single A).

    Kemudian pada Kamis, 3 Desember, Obligasi Berkelanjutan IV Tower Bersama Infrastructure Tahap II Tahun 2020 yang diterbitkan oleh PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) mulai dicatatkan di BEI. Hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch) untuk Obligasi adalah AA+idn (Double A Plus).

    Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2020 adalah 96 emisi dari 58 emiten senilai Rp75,64 triliun. Dengan kedua pencatatan tersebut pada pekan ini, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 467 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp424,85 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 127 emiten.

    "Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 132 seri dengan nilai nominal Rp3.729,99 triliun dan USD400 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp7,17 triliun," pungkasnya.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id