Rupiah Menguat ke Rp14.805/USD

    Angga Bratadharma - 19 Mei 2020 09:23 WIB
    Rupiah Menguat ke Rp14.805/USD
    Ilustrasi. FOTO: MI/ANGGA YUNIAR
    Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Selasa pagi terpantau menguat dibandingkan dengan hari sebelumnya di posisi Rp14.850 per USD. Mata uang Garuda sukses menggilas mata uang Paman Sam di tengah upaya negara-negara besar melonggarkan penguncian wilayah meski masih ada pandemi covid-19.

    Mengutip Bloomberg, Selasa, 19 Mei 2020, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka menguat ke Rp14.805 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.805 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.611 per USD.

    Sementara itu, kurs dolar Amerika Serikat tergelincir pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Pelemahan terjadi karena selera risiko meningkat di tengah pelonggaran penguncian di tengah pandemi virus korona oleh negara-negara besar yang akhirnya mengurangi permintaan untuk mata uang safe-haven.

    Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,74 persen pada 99,6627. Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi USD1,0913 dari USD1,0813 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2194 dari USD1,2118 pada sesi sebelumnya.

    Dolar Australia naik menjadi USD0,6515 dibandingkan dengan USD0,6417. Dolar AS membeli 107,40 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 107,30 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9727 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9722 franc Swiss, dan jatuh ke 1,3961 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,4108 dolar Kanada.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat melonjak pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Penguatan tajam terjadi karena investor mengamati beberapa berita yang menggembirakan tentang potensi vaksin virus korona.

    Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 911,95 poin atau 3,85 persen menjadi 24.597,37. Kemudian S&P 500 naik 90,21 poin atau 3,15 persen menjadi 2.953,91. Sedangkan indeks Komposit Nasdaq meningkat 220,27 poin atau 2,44 persen menjadi 9.234,83.

    Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir lebih tinggi, dengan sektor energi dan industri masing-masing naik 7,55 persen dan 6,61 persen, melampaui yang lainnya. Saham Moderna melonjak hampir 20 persen setelah perusahaan biotek AS itu mengumumkan data klinis terkait hasil sementara yang positif untuk vaksin virus korona.

    Wall Street juga memerhatikan komentar terakhir dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Adapun Powell mengatakan ekonomi AS akan pulih dari pandemi covid-19, tetapi prosesnya dapat berlangsung hingga akhir 2021. Kondisi semacam ini tentu harus menjadi perhatian agar tidak memberikan sentimen negatif. 



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id