Bitcoin Jadi Buruan Investor di Tengah Pandemi

    Husen Miftahudin - 08 Mei 2020 14:13 WIB
    Bitcoin Jadi Buruan Investor di Tengah Pandemi
    Ilustrasi Bitcoin - - Foto: AFP/ Jack Guez
    Jakarta: Investor global ramai-ramai menarik investasinya di bursa saham dunia saat wabah pandemi virus korona (covid-19) berkecamuk. Mereka justru mengalihkan investasinya dari ekuitas atau saham ke bitcoin.

    CEO Indodax Oscar Darmawan mengakui investasi bitcoin terus diburu investor mengingat aset kripto tersebut tak terpengaruh secara langsung terhadap kebijakan pemerintah maupun faktor global. Alhasil harga bitcoin pada Jumat pagi, 8 Mei 2020, menyentuh Rp150 juta.

    "Ini merupakan harga tertinggi semenjak Agustus 2019 lalu. Ini menandakan bahwa tren kenaikan harga atau bullish sudah dimulai, seperti yang diramalkan sebelumnya," ujar Oscar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, 8 Mei 2020.

    Oscar meyakini dalam beberapa bulan ke depan, bitcoin berpotensi mengalami kenaikan harga secara terus menerus atau tren bullish. Sebab dengan harga bitcoin hari ini membuktikan bahwa investasi tersebut terbuka kemungkinan untuk melanjutkan penguatan.

    "Kenaikan bitcoin akan terbuka lebih besar mengingat sudah menembus harga resisten, yaitu USD10 ribu per satu bitcoin atau Rp150 juta per satu bitcoin," urainya.

    Menurut dia, faktor utama peralihan jenis investasi yang dilakukan para trader saat ini dipengaruhi oleh pasar ekuitas global yang masih belum menunjukkan pemulihan karena wabah covid-19. Peralihan pemain ekuitas membuat demand bitcoin meningkat dan membuat harga bitcoin juga meningkat.

    "Kenaikan harga belakangan dimanfaatkan oleh mereka yang selama ini berinvestasi di saham atau bahkan produk lain untuk ikut bertransaksi di perdagangan kripto. Karena bitcoin terbukti tidak mempan diterjang resesi ekonomi korona karena statusnya sebagai safe haven aset class teruji kembali," ungkap Oscar.


    Oscar Darmawan menguatkan argumennya, selama covid-19 harga bitcoin terus mengalami kenaikan. Dua bulan lalu, harga bitcoin sempat menyentuh Rp70 jutaan. Sebelum menanjak ke Rp150 juta, harga bitcoin sudah menunjukkan tren kenaikan harga dan sempat lama bertahan di kisaran harga Rp100 juta hingga Rp110 juta pada April 2020.

    "Bitcoin mengalami tren kenaikan harga di saat produk investasi lain masih belum menunjukkan pemulihan, bahkan hingga saat ini," lanjutnya.

    Selain itu, faktor lainnya yang meningkatkan harga bitcoin lantaran orang-orang sudah mengambil posisi untuk menyambut halving day yang merupakan pembatasan supply bitcoin. Momen halving day terjadi pada Mei 2020, ini merupakan momen empat tahun sekali, supply bitcoin akan berkurang setengahnya.

    "Inilah kenapa harga bitcoin akan mengalami tren bullish pada tahun ini. Belum halving day saja harga bitcoin sudah meningkat, apalagi masa setelah halving day nanti," ucap dia.

    Momen halving day juga akan membuat harga bitcoin melambung, bahkan setelah covid-19 berlalu. Sebab, halving day membuat supply bitcoin yang beredar di market berkurang sehingga akan meningkatkan harga secara bertahap dan jangka panjang. Meskipun ada kemungkinan pasar jenuh dan menunjukkan penurunan harga selama beberapa saat nanti karena aksi taking profit.

    "Halving day membuat bitcoin sebagai komoditas investasi yang makin menarik untuk dimilki karena statusnya sebagai safe haven class kembali teruji. Ini momen yang menarik karena bahkan wabah covid-19 maupun resesi ekonomi global tetap membuat harga bitcoin juga terus meningkat," sambungnya.

    Dia mengharapkan momen ini dimanfaatkan masyarakat Indonesia sehingga ikut mendapatkan manfaat dari harga kenaikan aset kripto ini. Bahkan, ini bisa dimanfaatkan masyarakat awam dengan membeli aset kripto sebagai investasi.


    "Saya berharap momen ini bisa memberikan angin segar ke masyarakat luas, portofolio di bidang investasi lain sekarang banyak yang negatif. Setidaknya, investasi di bidang kripto masih hijau hingga sekarang," tuturnya.

    Indodax merupakan startup teknologi finansial di bidang aset kripto dan blockchain seperti bitcoin, ethereum, ripple, dan lebih dari 60 aset kripto lainnya. Indodax menghadirkan aset kripto sebagai sarana investasi aset masa depan.

    "Masyarakat Indonesia yang tertarik dengan momentum ini sebenarnya cukup mudah untuk ikut bertransaksi bitcoin di Indodax karena sebenarnya trading di Indodax cukup mulai dari Rp10 ribu. Hingga hari ini ada lebih dari dua juta member terdaftar di platform kami. Kami dari Indodax berusaha menyediakan platform investasi aset kripto yang terpercaya dan aplikasinya juga ramah bagi orang awam atau investor pemula sekalipun," tutup Oscar.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id