comscore

Astra Terus Buka Peluang Investasi di Perusahaan Startup

Annisa ayu artanti - 25 Mei 2021 18:33 WIB
Astra Terus Buka Peluang Investasi di Perusahaan <i>Startup</i>
Astra International. Foto : Astra.
Jakarta: PT Astra International Tbk (ASII) tidak menutup kemungkinan untuk melakukan lagi investasi di perusahaan rintisan atau startup. Sebelumnya Astra telah berinvestasi di Halodoc, dan Sayurbox.

"Untuk digital tahun ini kami telah umumkan investasi di Sayurbox dan Halodoc. Apakah akan ada lagi, ini sifatnya memang saya enggak bisa memberikan jawaban verbal saat ini," kata  Head of Investor Relations Astra International Tira Ardianti dalam diskusi virtual, Selasa, 25 Mei 2021.
Tira menjelaskan pihaknya akan terus menangkap peluang untuk berinvestasi di perusahaan digital. Astra selalu melihat dan memperhatikan perkembangan digital.

"Yang jelas dari Astra sendiri selalu melihat perkembangan digital. Selain memodernisasi bisnis, kami juga melihat peluang bisnis secara organik di sektor digital. Pastinya Astra juga melihat potensi-potensi untuk berpartisipasi di digital ekonomi salah satunya dengan melakukan investasi,"  jelasnya.

Dalam berinvestasi pada perusahaan digital, Tira menambahkan, Astra selalu melihat dari segi model bisnis yang harus sejalan dengan perusahaan serta memberikan nilai tambah lebih terhadap Indonesia.

"Kami suka dengan bisnis modelnya, visi-misi sejalan dengan Astra. Ada value juga yang diberikan untuk Indonesia. Soal waktu nanti kita akan lihat apakah Astra akan menambah lagi, ini adalah sesuatu yang akan kami pelajari," tukasnya.

Seperti diketahui, Presiden Direktur PT Astra International Tbk (ASII) Djony Bunarto Tjondro mengatakan pihaknya telah melakukan investasi sekitar USD5 juta di Sayurbox dan USD35 juta di Halodoc.

Ia menjelaskan alasan investasi anorganik di dua startup tersebut dalam rangka mempercepat transformasi digital.

"Ini termasuk modernisasi yang kita lakukan supaya untuk memastikan pertumbuhan berkelanjutan dari pada Astra sendiri dan tetap relevan," kata Djonny.

Secara rinci alasan investasi di Halodoc lantaran memiliki visi, misi, dan tujuan yang jelas. Menurutnya, Halodoc memiliki bisnis case yang jelas yakni mengurangi ketimpangan layanan kesehatan di Indonesia.

Sedangkan alasan investasi di Sayurbox lantaran e-commerce tersebut memiliki tujuan bisnis yang baik yaitu untuk mempermudah menyampaikan fresh product kepada pelanggan.  


(SAW)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id