Harga Emas Antam Naik Jadi Rp921 Ribu/Gram

    Angga Bratadharma - 21 Oktober 2021 09:27 WIB
    Harga Emas Antam Naik Jadi Rp921 Ribu/Gram
    Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO



    Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Kamis terpantau di posisi Rp921 ribu per gram atau menguat Rp5.000 ketimbang hari sebelumnya di posisi Rp916 ribu per gram. Logam mulia mendapat momentum kenaikan di tengah ketidakpastian terus berlanjut seiring adanya krisis energi.

    Mengutip laman Logam Mulia Antam, Kamis, 21 Oktober 2021, pembelian emas dengan ukuran dua gram yang dijual di Gedung Antam dipatok sebesar Rp1,7 juta. Untuk emas batangan dengan ukuran tiga gram dibanderol sebesar Rp2,6 juta. Sedangkan emas batangan dengan ukuran lima gram harganya yakni Rp4,4 juta.
     
    Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 10 gram yang dijual di Gedung Antam, harganya yaitu Rp8,7 juta. Kemudian untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp21 juta. Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya dibanderol Rp43 juta.
     
    Untuk pembelian emas dengan ukuran 100 gram, harganya Rp86 juta. Pembelian emas dengan ukuran 250 gram harganya sebesar Rp216 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 500 gram, harganya Rp432 juta. Sementara itu, pembelian emas dengan ukuran 1.000 gram, harganya Rp865 juta.

     



    Setiap produk emas batangan Antam LM telah mendapatkan Sertifikat London Bullion Market Association (LBMA) untuk menjamin kualitas dan kemurnian produk. Selain itu, dilengkapi dengan teknologi CertiEye untuk meningkatkan keamanan produk dengan sertifikat yang menyatu dengan kemasan, yakni khusus pecahan 0,5 gram sampai dengan pecahan 100 gram.

    Di sisi lain, harga emas dunia melonjak tajam pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis pagi WIB) setelah dolar AS melemah, dan meningkatnya kekhawatiran akan inflasi. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, melonjak USD14,4 atau 0,81 persen menjadi USD1.784,90 per ons.

    Sehari sebelumnya, emas berjangka terangkat USD4,8 atau 0,27 persen menjadi USD1.770,50. Dolar AS merosot dan membuat harga emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Hal ini seiring kekhawatiran global tentang krisis pasokan bahan bakar dan lambatnya tindakan The Fed.

    "Dengan rantai pasokan dan masalah inflasi, bagaimana saham akan terus mencapai level tertinggi baru? Ada pelarian ke tempat yang aman ke emas yang akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan," kata Ahli Strategi Pasar Senior RJO Futures Bob Haberkorn.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id