Bank DKI Terus Pacu Bisnis dan Pelayanan saat Pandemi

    Angga Bratadharma - 30 September 2020 08:45 WIB
    Bank DKI Terus Pacu Bisnis dan Pelayanan saat Pandemi
    Ilustrasi. FOTO: Bank DKI
    Jakarta: Bank DKI terus berupaya meningkatkan laju bisnis di saat pandemi covid-19 termasuk memperkuat pelayanan digital mengingat ada perubahan perilaku masyarakat dalam bertransaksi perbankan. Bank DKI pun terus bersinergi guna memperkuat daya saing di tengah sengitnya persaingan.

    Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini menegaskan Bank DKI tidak akan berhenti untuk terus menciptakan inovasi produk dan layanan perbankan demi nasabah. Hal itu dilakukan karena nasabah menjadi fokus utama dalam peran Bank DKI sebagai pelayanan masyarakat dan fungsinya sebagai bank milik Pemprov DKI Jakarta.

    "Walaupun pandemi terus berlanjut, kami tidak berhenti untuk berinovasi dalam menciptakan produk dan layanan perbankan yang memudahkan nasabah dan masyarakat Jakarta. Ini wujud dari dukungan penuh Pemprov DKI Jakarta dan nasabah sebagai pemangku kepentingan Bank DKI," kata Herry, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 30 September 2020.

    Komitmen dan implementasi strategi bisnis itu yang sepertinya membuat Bank DKI meraih penghargaan Infobank Awards 2020. "Mewakili manajemen Bank DKI, saya mengucapkan terima kasih atas apresiasi penghargaan yang telah diberikan. Penghargaan ini menjadi penanda kepercayaan pemangku kepentingan termasuk nasabah," tuturnya.

    Pencapaian Bank DKI tersebut didasarkan pada pencapaian sejumlah indikator kinerja keuangan di 2019 dengan Bank DKI mampu membukukan aset Rp55,6 triliun, penyaluran kredit Rp37,4 triliun, Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp37,3 triliun, dan penurunan NPL gross yang semula tercatat sebesar 2,66 persen pada 2018 menjadi 2,52 persen pada 2019.

    "Bank DKI juga masih terus berupaya untuk meningkatkan DPK dengan mendorong pemanfaatan aplikasi JakOne Mobile. Dengan JakOne Mobile, pembukaan simpanan deposito dan tabungan dapat dilakukan tanpa harus mengunjungi kantor layanan Bank DKI.," tuturnya.

    Adapun per Juni 2020, total Aset Bank DKI tercatat meningkat 4,1 persen dari Rp45,63 triliun per Juni 2019 menjadi Rp47,50 triliun. Penyaluran kredit Bank DKI tumbuh hingga 8,3 persen dari Rp29,53 triliun per Juni 2019 menjadi sebesar Rp31,98 triliun per Juni 2020.

    Sedangkan DPK tumbuh sebesar 5,3 persen dari Rp33,61 triliun pada Juni 2019 menjadi Rp35,40 triliun pada Juni 2020. Peningkatan kinerja tersebut juga didukung dengan kualitas aset yang terjaga dengan baik. Per Juni 2020 rasio NPL gross dan NPL net masing-masing sebesar 3,54 persen dan 0,86 persen.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id